Upaya memperkuat meritokrasi di lingkungan Polri kembali ditegaskan melalui kegiatan Konsolidasi Asesor Assessment Center Tahun 2026 di Jakarta. Forum ini menjadi wadah evaluasi sekaligus penguatan standar penilaian kompetensi bagi anggota Polri di seluruh Indonesia.
Brigjen Pol Langgeng Purnomo, mewakili As SDM Kapolri, menegaskan bahwa reformasi birokrasi Polri tidak hanya menyentuh struktur organisasi, tetapi juga sistem pembinaan karier yang objektif dan akuntabel.
Assessment Center menjadi “gerbang seleksi” dalam menentukan kelayakan pejabat di berbagai level. Dengan metode ilmiah dan pendekatan komprehensif, sistem ini memastikan prinsip right man on the right place benar-benar diterapkan.
Polri juga menggandeng Perkumpulan Assessment Center Indonesia untuk memperkaya perspektif profesional dalam standar asesmen. Kegiatan ini diikuti para Karo SDM Polda, Kabagpenkompeten, serta seluruh asesor baik secara langsung maupun daring.
Data menunjukkan kemajuan signifikan. Dalam kurun waktu 15 tahun, jumlah asesor mencapai 1.763 orang dengan akreditasi dan sertifikasi berstandar nasional serta internasional. Tak hanya itu, layanan asesmen eksternal juga meningkat drastis dengan ribuan peserta dari berbagai instansi pemerintah.
Melalui penguatan Assessment Center, Polri berupaya menghapus stigma subjektivitas dalam promosi jabatan dan menggantinya dengan sistem yang terukur, transparan, serta berbasis kompetensi.
Langkah ini menjadi fondasi penting dalam membangun institusi kepolisian yang modern, profesional, dan adaptif terhadap tantangan global.
.jpeg)
0 Komentar