Ramadan Berkah: Presiden Serahkan 220 Becak Listrik untuk Tukang Becak Nganjuk


Momentum Ramadan dimanfaatkan pemerintah untuk berbagi manfaat kepada masyarakat kecil. Kali ini, sebanyak 220 unit becak listrik disalurkan kepada tukang becak lanjut usia di Kabupaten Nganjuk.

Bantuan tersebut merupakan inisiatif Presiden Republik Indonesia yang bertujuan mendorong kesejahteraan sekaligus memperkenalkan transportasi berbasis energi ramah lingkungan.

Menurut perwakilan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN), program ini menyasar pengemudi becak berusia di atas 55 tahun yang masih aktif bekerja. Kehadiran becak listrik dinilai dapat mengurangi beban tenaga sekaligus meningkatkan produktivitas harian.

Secara teknis, kendaraan ini dirancang dengan batas kecepatan 15 km per jam untuk menjaga keselamatan pengguna dan mampu menempuh jarak hingga 40 km.

Bupati Nganjuk menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah pusat terhadap warganya. Ia berharap bantuan tersebut membawa perubahan nyata dalam kesejahteraan keluarga para tukang becak.

Sementara itu, Kapolres Nganjuk mengingatkan agar seluruh penerima tidak mengubah spesifikasi kendaraan. Modifikasi yang memengaruhi faktor keselamatan dinilai berisiko, terutama saat arus lalu lintas meningkat selama bulan puasa.

Acara penyerahan diawali konvoi becak listrik dan ditutup dengan bimbingan teknis penggunaan kendaraan.

Melalui program ini, pemerintah ingin memastikan bahwa modernisasi transportasi tetap berjalan beriringan dengan prinsip keselamatan dan ketertiban berlalu lintas.

Posting Komentar

0 Komentar