Bukan Sekadar Razia, Polantas Polda Jatim Pilih Pendekatan Humanis di Bulan Puasa


Ditlantas Polda Jatim mengusung metode berbeda dalam menekan angka kecelakaan menjelang Lebaran tahun ini. Alih-alih menggencarkan razia, mereka memilih pendekatan humanis lewat kegiatan "Ramadhan Road Safety" yang digelar di tengah pemukiman warga, seperti di Perumahan Kemiri, Sidoarjo. Sasarannya adalah ibu-ibu PKK, yang dinilai memiliki peran strategis dalam mengawasi keselamatan anggota keluarganya sendiri.

Kegiatan yang digagas sebagai bagian dari program "Polantas Menyapa" ini ingin membangun kesadaran bahwa keselamatan lalu lintas adalah tanggung jawab bersama. Kasubdit Kamsel, AKBP Edith Yuswo Widodo, secara langsung memberikan pemahaman bahwa budaya tertib harus dimulai dari kesadaran pribadi, bukan karena takut tilang. Dengan suasana bulan Ramadhan yang penuh berkah, pesan-pesan keselamatan ini disampaikan dengan cara yang lebih ringan dan menyentuh.

Materi yang disampaikan tidak melulu soal rambu-rambu, tetapi lebih kepada etika dan tata krama di jalan raya. Para peserta diajak untuk berefleksi, bagaimana menjadi pengendara atau pejalan kaki yang baik dan saling menghargai. Terlebih saat musim mudik tiba, di mana volume kendaraan meningkat drastis, toleransi di jalan menjadi kunci utama keselamatan bersama.

Untuk mengapresiasi kehadiran para peserta, Ditlantas Polda Jatim membagikan helm dan jas hujan yang bisa langsung dimanfaatkan. Langkah ini sekaligus menjadi simbol bahwa keselamatan adalah investasi, bukan biaya. Dengan slogan "Mudik Aman Keluarga Bahagia", diharapkan para ibu bisa menjadi motor penggerak keselamatan di lingkungannya masing-masing.(Avs)

Posting Komentar

0 Komentar