Cabai Mahal Bukan Lagi Masalah: Polisi Sumberkepuh Pilih Jadi Mitra Tani


Menyusul fluktuasi harga cabai yang kerap meresahkan ibu-ibu rumah tangga, Polsek Warujayeng mengambil langkah terobosan dengan memantau langsung lahan P2B warga Sumberkepuh, Selasa (31/3/2026). AIPDA Suroto turun ke ladang bukan untuk menggerebek, melainkan memastikan tanaman cabai tumbuh subur sehingga hasil panen bisa memenuhi kebutuhan dapur sekaligus menambah pendapatan keluarga.

Kapolsek Kompol Ahmad Junaedi menjelaskan bahwa program ini adalah bagian dari strategi Polri menekan inflasi daerah melalui kemandirian pangan skala rumah tangga. Dalam dialognya dengan petani, AIPDA Suroto mendengarkan keluhan soal ketersediaan bibit dan pupuk, lalu memberikan motivasi agar mereka tidak mudah menyerah.

Hasilnya, warga mulai terlihat lebih bersemangat merawat cabai karena tahu ada aparat yang siap membantu mengamankan proses dari tanam hingga jual. Polisi pun mengimbau agar hasil panen tidak langsung dijual ke tengkulak, tetapi bisa dikelola bersama melalui kelompok tani desa.

Dengan pendampingan seperti ini, setiap pekarangan di Sumberkepuh diharapkan mampu menghasilkan minimal 5 kg cabai per panen, cukup untuk kebutuhan sendiri sekaligus tabungan ekonomi. Ini bukti bahwa ketahanan pangan bisa dimulai dari lahan sempit dengan dukungan aparat yang peduli. (Avs)

Posting Komentar

0 Komentar