Cerita Sukses Senjayan: Polisi dan Warga Bersama-sama Bertani Terong


Kolaborasi antara polisi dan warga di Desa Senjayan melahirkan cerita manis tentang ketahanan pangan. Aiptu Suyanto, dengan seragam cokelatnya, tak ragu masuk ke sawah dan pekarangan warga untuk mengajak bertani terong gelatik. Ia ingin menunjukkan bahwa polisi adalah sahabat masyarakat dalam segala situasi, termasuk urusan ekonomi. Warga pun menyambut baik, apalagi setelah melihat hasil panen pertama yang memuaskan. Kebersamaan ini menciptakan ikatan emosional yang kuat antara aparat dan masyarakat.

AKP Sugino menambahkan bahwa program ini adalah bagian dari tugas pokok polisi dalam menciptakan keamanan dan ketertiban. Menurutnya, desa yang warganya sejahtera cenderung aman dan damai. Oleh karena itu, ia tak segan mendukung penuh kegiatan pendampingan pertanian seperti ini. Terong gelatik dipilih karena cepat panen dan punya nilai jual yang stabil. Ini penting agar warga tidak menunggu terlalu lama untuk melihat hasil kerja keras mereka.

Proses penanaman hingga panen menjadi momen belajar bersama yang menyenangkan. Warga yang awalnya individualis mulai sering berkumpul, bertukar informasi tentang cara merawat tanaman. Aiptu Suyanto dengan sabar menjawab setiap pertanyaan, bahkan ikut membantu saat ada warga yang kesusahan mencangkul. Semangat kebersamaan ini membuat beban terasa ringan, hasil panen pun terasa lebih berharga.

Kisah sukses Senjayan ini diharapkan bisa memicu desa-desa lain di Nganjuk untuk melakukan hal serupa. Polres Nganjuk siap memfasilitasi dengan pelatihan dan pendampingan lanjutan. Karena ketahanan pangan yang kuat adalah pondasi bagi pembangunan yang berkelanjutan. Dari terong gelatik, warga Senjayan belajar bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil yang dilakukan bersama-sama.(Avs)

Posting Komentar

0 Komentar