Ribuan kendaraan masih memadati jalur mudik di Jawa Timur saat puncak arus balik Lebaran 2026 berlangsung, namun di langit, pengawasan tak pernah berhenti. Irjen Pol Nanang Avianto, Kapolda Jatim, mengambil posisi di helikopter untuk melaksanakan patroli udara dalam rangka KRYD pasca Operasi Ketupat Semeru 2026. Langkah taktis ini diambil untuk memastikan bahwa setiap dinamika di lapangan, mulai dari kepadatan lalu lintas hingga potensi gangguan keamanan, dapat terdeteksi dan diatasi dengan cepat sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.
Dalam patroli yang menyusuri jalur nasional dari Ngawi hingga Banyuwangi tersebut, rombongan Kapolda memfokuskan pemantauan pada titik-titik rawan kemacetan dan area wisata yang masih ramai pengunjung. Kombes Pol Jules Abraham Abast menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian untuk menjaga stabilitas keamanan di tengah tingginya mobilitas masyarakat. Hasilnya, meskipun terjadi lonjakan arus kendaraan yang keluar masuk wilayah Jawa Timur, situasi tetap terkendali dan tidak ditemukan insiden keamanan yang menonjol.
Keberhasilan pengamanan kali ini juga ditandai dengan menurunnya angka kecelakaan lalu lintas secara signifikan, yaitu sebesar 37 persen dibandingkan sebelum operasi digelar. Capaian ini tidak lepas dari kerja keras seluruh personel di lapangan serta kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Kabid Humas Polda Jatim pun kembali mengingatkan pentingnya memanfaatkan kebijakan work from anywhere untuk mengatur waktu perjalanan sehingga tidak terjadi penumpukan di satu waktu, serta menghubungi layanan bebas pulsa 110 jika sewaktu-waktu membutuhkan bantuan kepolisian yang siap melayani 24 jam.(Avs)

0 Komentar