Mata Edy (38) sempat takjub saat memasuki area Pos Pelayanan Pujahito di Nganjuk. Bukan karena kemewahan bangunan, melainkan karena ia dan puluhan pemudik lainnya disuguhi fasilitas yang biasanya hanya ditemukan di rest area komersial, namun tanpa perlu merogoh kocek sepeser pun. Pemudik asal Jakarta Timur yang sedang dalam perjalanan menuju Tulungagung ini mendapati bahwa tempat istirahat itu menyediakan layanan pijat, pemeriksaan kesehatan, hingga bengkel darurat yang siap membantu kendaraan. Dalam momen arus mudik Lebaran 2026, Polres Nganjuk telah mentransformasi pos pengamanan menjadi sebuah ekosistem kenyamanan yang memanjakan para pelintas.
Perjalanan panjang yang melelahkan perlahan terobati ketika Edy melihat anak-anaknya tertawa lepas di ruang bermain yang tersedia, sementara ia sendiri memanfaatkan waktu untuk memijat otot-otot yang pegal. Ia menyampaikan apresiasinya bukan hanya pada kelengkapan fasilitas, tetapi juga pada keramahan petugas yang sigap membantu. Menurut pengakuannya, pengaturan lalu lintas yang masif oleh kepolisian di sepanjang jalur Nganjuk membuat perjalanan yang biasanya padat terasa lebih terurai. Hal ini menjadi nilai tambah karena para pemudik tak perlu cemas terjebak kemacetan berkepanjangan setelah beristirahat dengan nyaman.
Di balik layanan premium tersebut, Kasat Lantas Polres Nganjuk, AKP Ivan Danara Oktavian, menjelaskan bahwa konsep pelayanan ini lahir dari keinginan untuk menghadirkan "rumah kedua" bagi para pemudik di tengah perjalanan. Pihaknya tidak hanya fokus pada pengamanan arus kendaraan, tetapi juga pada pemulihan kondisi fisik dan mental pengemudi agar tetap prima hingga tujuan akhir. AKP Ivan mengimbau para pemudik untuk memanfaatkan fasilitas yang ada secara maksimal dan tidak memaksakan diri mengemudi dalam keadaan lelah. Dengan standar pelayanan yang mengutamakan kenyamanan ini, Polres Nganjuk berharap dapat terus meningkatkan kualitas keselamatan berkendara bagi seluruh masyarakat yang melintasi wilayahnya.(Avs)

0 Komentar