Mengurai Kenyamanan Wisata Bromo: Ini Langkah Polres Probolinggo di Tengah Lonjakan Pengunjung


Di balik keindahan matahari terbit di puncak Gunung Bromo, ada kerja nyata yang dilakukan jajaran Polres Probolinggo untuk menjaga agar momen libur Lebaran tak berubah menjadi petaka. Melalui Polsek Sukapura, mereka menggelar patroli masif di kawasan wisata dengan menyasar titik strategis di Desa Ngadisari. Bukan tanpa alasan, kawasan ini merupakan jalur vital yang menghubungkan wisatawan dengan pusat-pusat penginapan dan gerbang menuju lautan pasir.

Kapolsek Sukapura, AKP Ardhi Bita Kumala, secara langsung memimpin operasi dengan pendekatan yang humanis. Di setiap kesempatan, ia menyampaikan pesan keselamatan yang mengena, terutama terkait kondisi geografis Bromo yang penuh tanjakan ekstrem dan rawan longsor ringan di musim hujan. Ia mengingatkan agar para pengendara tidak memaksakan diri menerobos kabut tebal dan selalu memeriksa rem kendaraan sebelum melewati jalur menurun panjang. "Keselamatan adalah yang utama, jangan sampai euforia liburan mengabaikan itu," pesannya.

Sementara itu, Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif menyebut patroli ini sebagai bentuk antisipasi sekaligus komitmen jangka panjang Polri terhadap industri pariwisata. Menurutnya, kenyamanan wisatawan adalah prioritas, dan itu hanya bisa terwujud jika sinergi antara pengelola wisata, masyarakat, dan aparat keamanan berjalan harmonis. Ia juga mengajak wisatawan untuk proaktif menggunakan layanan darurat 110 jika menemui situasi yang mengancam keselamatan, baik itu kecelakaan, kejahatan, maupun kejadian alam tak terduga.

Data yang dihimpun menunjukkan lonjakan signifikan kunjungan selama periode Lebaran. Secara keseluruhan, kuota wisata Gunung Bromo ditetapkan 3.752 orang dengan rincian di tiga pintu. Hingga pukul 18.00 WIB pada Minggu (22/3/2026), pintu Cemoro Lawang mencatat kedatangan 1.720 orang, didominasi wisatawan nusantara. Kendaraan roda empat tercatat sebanyak 448 unit, sementara roda dua dan pengunjung pejalan kaki ikut memadati kawasan. Angka-angka ini menjadi tolok ukur bagi Polres Probolinggo dalam menyesuaikan jumlah personel dan intensitas patroli ke depannya.(Avs)

Posting Komentar

0 Komentar