Sinergi Ulama dan Umara di Bojonegoro Kunci Terciptanya Keamanan Ramadan


Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai pertemuan antara Polres Bojonegoro dengan para tokoh agama lintas iman di Mapolres setempat, Kamis (5/3/2026) lalu. Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi sengaja mengundang para Dai dan Pendeta Kamtibmas dalam acara silaturahmi Ramadan untuk memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan. Pada Sabtu (7/3/2026), ia kembali menegaskan bahwa keberadaan para tokoh agama ini merupakan pondasi penting dalam merawat kerukunan dan keharmonisan di tengah masyarakat Bojonegoro.

AKBP Afrian menyampaikan apresiasi tinggi kepada para dai dan pendeta yang secara aktif menyampaikan pesan-pesan damai kepada umat masing-masing. Menurutnya, kondisi Bojonegoro yang aman dan kondusif selama bulan Ramadan tidak terlepas dari peran strategis mereka dalam menyejukkan suasana. Ia berharap agar seluruh pihak terus mendoakan keselamatan bangsa, terutama menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang akan digelar untuk mengamankan arus mudik Lebaran. "Dukungan moral dan doa dari para tokoh agama sangat berarti bagi kami di lapangan," ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dai Kamtibmas Bojonegoro KH. Alamul Huda Masyhur memberikan tausiyah yang menyentuh hati. Ia mengibaratkan persatuan antara ulama dan umara seperti ikatan sapu lidi yang jika disatukan akan menjadi sangat kuat. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, kepolisian, dan tokoh agama mutlak diperlukan untuk menciptakan keadilan dan keamanan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan demi mewujudkan Bojonegoro yang bahagia, makmur, dan membanggakan, tanpa memandang perbedaan keyakinan.(Avs)

Posting Komentar

0 Komentar