Bhabinkamtibmas Nganjuk Turun ke Kolam Terpal, Bukti Polri Serius Kawal Ketahanan Pangan dari Akar Rumput


Bukan razia, bukan juga pengamanan unjuk rasa, tapi kali ini seorang Bhabinkamtibmas di Nganjuk terlihat sibuk di sebuah kolam terpal milik warga Desa Malangsari. Brigpol Agung Pamuji dari Polsek Warujayeng, Polres Nganjuk, dengan tekun memantau perkembangan budidaya lele yang menjadi bagian dari program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) yang digalakkan pemerintah. Kegiatan yang tampak sederhana ini sebenarnya menyimpan pesan besar bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pendamping masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan dari tingkat keluarga. Dengan mengunjungi langsung lokasi budidaya, Bhabinkamtibmas memastikan bahwa pengelolaan kolam berjalan dengan baik, sekaligus memberikan pendampingan teknis agar hasil panen bisa optimal dan berkelanjutan.

Kompol Ahmad Junaedi, S.H., Kapolsek Warujayeng, menjelaskan bahwa langkah ini adalah bagian dari strategi Polri untuk mendorong kemandirian pangan di tengah tantangan global yang semakin kompleks. Menurutnya, budidaya lele dengan sistem kolam terpal menawarkan solusi yang sangat realistis bagi masyarakat desa yang rata-rata memiliki keterbatasan lahan produktif. Kapolsek juga menekankan bahwa Bhabinkamtibmas tidak hanya berperan sebagai pengawas, tetapi juga sebagai motivator yang hadir untuk mendengarkan keluhan warga dan membantu mencari solusi atas kendala yang dihadapi. Dalam kesempatan dialog dengan warga, Brigpol Agung Pamuji menggali berbagai informasi mulai dari masalah kualitas air, pakan ikan, hingga potensi hama yang bisa mengganggu pertumbuhan lele.

Dengan pendekatan humanis seperti ini, Bhabinkamtibmas berhasil membangun kepercayaan masyarakat sekaligus mendorong semangat wirausaha di sektor perikanan skala rumah tangga. Brigpol Agung Pamuji menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya untuk menjaga keamanan dalam arti sempit, tetapi juga memberikan pendampingan dalam kegiatan yang mendukung kesejahteraan warga secara langsung. Harapannya, ternak lele dengan sistem terpal ini dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus menjadi sumber pendapatan tambahan yang signifikan. Dengan adanya pemantauan dan pendampingan yang berkelanjutan dari Bhabinkamtibmas, program P2B di Desa Malangsari diharapkan mampu menjadi motor penggerak ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Nganjuk secara lebih luas.(Avs)

Posting Komentar

0 Komentar