Dari Cabai Hingga Kemandirian, Aksi Polisi Ngetos yang Mengubah Lahan Kosong Bernilai Ekonomi


 Ketika harga pangan melambung, masyarakat Ngetos, Nganjuk, justru mengambil langkah cerdas dengan menggarap lahan sela menjadi lumbung pangan mini. Pada Jumat (10/4/2026), Aipda Aries Prastyno, Bhabinkamtibmas Desa Blongko, memimpin langsung pendampingan tanam palawija yang difokuskan pada komoditas cabai dan tanaman bernilai ekonomi tinggi. Inisiatif ini merupakan respons nyata terhadap program ketahanan pangan nasional, mengubah kebiasaan warga yang sebelumnya pasif menjadi produsen pangan mandiri.

Kehadiran polisi di tengah kebun bukan untuk menjaga keamanan semata, tetapi sebagai motor penggerak produktivitas warga. AKP Jajuli, Kapolsek Ngetos, menjelaskan bahwa pemanfaatan lahan kosong adalah strategi sederhana berlipat ganda manfaatnya. Melalui dialog interaktif, Aipda Aries menyerap aspirasi warga sekaligus memberikan motivasi agar tidak ragu memulai bercocok tanam. Hasilnya, lahan-lahan sempit di sela-sela pemukiman kini berubah hijau oleh barisan tanaman palawija yang menjanjikan panen.

Nilai tambah ekonomi menjadi sorotan utama dalam pendampingan ini. Aipda Aries menekankan bahwa menanam cabai tidak hanya mengurangi belanja dapur, tetapi bisa menjadi sumber pendapatan jika dikelola dengan baik. Polsek Ngetos berharap kemandirian pangan yang tumbuh dari desa ini mampu memperkuat ketahanan pangan Kabupaten Nganjuk secara keseluruhan. Jika setiap lahan sela dioptimalkan, kesejahteraan warga pasti meningkat, dan ketergantungan pada pasokan luar bisa ditekan secara signifikan.(Avs)

Posting Komentar

0 Komentar