Kerja keras tim Polres Ngawi membuahkan kabar baik bagi masyarakat pascalebaran 2026. Kasat Reskrim AKP Aris Gunadi memimpin pengecekan di SPBU Karangasri, Tempuran, serta SPBE Karangtengah Prandon dan Geneng pada Sabtu (11/4/2026) bersama Dinas Metrologi. Hasilnya, stok BBM baik subsidi maupun non-subsidi dinyatakan aman tanpa keterlambatan distribusi. Angka yang menggembirakan juga datang dari sektor LPG: SPBE mampu menyalurkan 18 hingga 22 load order (LO) per hari, angka yang menunjukkan bahwa pasokan gas melon 3 kg berjalan normal pascalebaran.
Uji takaran dan uji timbang yang dilakukan tim juga memberikan hasil positif. Volume BBM masih dalam batas toleransi dan terbukti tidak tercampur air atau zat kontaminan lainnya, sementara tabung LPG 3 kg dinyatakan sesuai standar timbangan. Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama melalui Kasat Reskrim menegaskan bahwa secara umum kondisi stok dan distribusi energi di Ngawi dalam keadaan terkendali. Tidak ada indikasi pelanggaran seperti penimbunan atau pengurangan kuota yang merugikan masyarakat.
Polres Ngawi berjanji akan terus melakukan pengawasan rutin dan berkoordinasi dengan Pertamina serta Dinas Perdagangan untuk menjaga stabilitas ini. Masyarakat diimbau untuk tidak perlu khawatir karena ketersediaan BBM dan LPG pascalebaran terjamin. Dengan temuan 22 LO per hari untuk LPG dan stok BBM yang aman, Polres Ngawi membuktikan bahwa sinergi antara kepolisian, dinas teknis, dan distributor mampu menciptakan rasa aman bagi publik di momen kritis pasca-Lebaran.(Avs)

0 Komentar