Berita gembira datang dari Dusun Blandongan, Ngawi, Jawa Timur. Setelah berbulan-bulan merintih melihat jembatan satu-satunya yang menghubungkan mereka dengan sekolah, pasar, dan fasilitas kesehatan dalam kondisi rusak parah, warga kini bisa tersenyum. Polres Ngawi Polda Jatim berhasil merampungkan perbaikan Jembatan Merah Putih Presisi dalam waktu kurang lebih satu minggu, mengubah akses yang sebelumnya mengerikan menjadi jalur yang aman dan nyaman. Kepala Desa Eko Budi Sudarmanto mewakili warganya menyampaikan rasa syukur yang mendalam, terutama kepada Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama yang dinilai sangat peduli dengan keselamatan warga kecil di pelosok.
Sebelum diperbaiki, kondisi jembatan ini benar-benar memprihatinkan. Banyak warga yang bercerita bagaimana mereka hampir terpeleset setiap kali hujan karena lantai yang licin dan berlubang. Pagar pengaman yang ada hanya tinggal kenangan, sehingga anak-anak yang melintas harus berpegangan erat satu sama lain. Kini, setelah tangan-tangan Polres Ngawi bekerja, struktur jembatan berdiri kokoh, pagar baru terpasang rapat hingga ke ujung, dan cat merah putih yang segar membuat jembatan ini terlihat seperti bangunan baru yang membanggakan. Tidak ada lagi suara gemeretak setiap kali motor lewat, yang ada hanya perasaan lega dan aman.
Kepala Desa Eko Budi Sudarmanto, saat diwawancarai Rabu (29/4/26), tak bisa menyembunyikan rasa harunya. Ia mengaku sering mendapat keluhan warga tentang jembatan yang membahayakan, terutama saat musim hujan ketika air sungai naik dan arus deras menggerus pondasi. Sekarang, semua keluhan itu berganti menjadi doa dan terima kasih. Anak-anak yang sebelumnya takut berangkat sekolah kini berlarian riang melewati jembatan dengan pagar yang menggenggam erat. Orang tua yang dulu harus mengantar jemput dengan perasaan waswas, sekarang bisa sedikit lega karena setidaknya satu bahaya telah tersingkirkan berkat kehadiran Polri yang peduli.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur yang berdampak langsung pada keselamatan rakyat adalah bagian dari komitmen Polri untuk memberikan pelayanan terbaik. Jembatan Merah Putih Presisi bukan sekadar proyek fisik, tetapi simbol kehadiran negara di tengah kesulitan warga. Dengan selesainya perbaikan ini, konektivitas warga Dusun Blandongan menjadi semakin lancar, dan diharapkan akses yang lebih aman ini mampu mendukung pertumbuhan ekonomi serta kelancaran pendidikan anak-anak di wilayah tersebut. Polri, tegas Kapolres, akan terus hadir di masyarakat untuk memberikan kontribusi nyata, dari urusan keamanan hingga urusan jembatan yang nyaris roboh.(Avs)

0 Komentar