13 Ribu Pelari Tahun Lalu, 2026 Lebih Besar: Riau Bhayangkara Run Kembali, Kali Ini Bawa Misi Selamatkan Hutan dari Karhutla


Riau Bhayangkara Run telah menjadi fenomena. Tahun lalu, 13 ribuan pelari dari berbagai daerah di Indonesia membanjiri event ini, menjadikannya salah satu event lari paling ramai di Sumatera. Pada Minggu (10/5/2026), di area Car Free Day Pekanbaru, Polda Riau secara resmi meluncurkan edisi 2026 dengan ambisi yang jauh lebih besar. Bukan hanya dari jumlah peserta, tetapi dari misi yang diusung. Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menegaskan bahwa Riau Bhayangkara Run 2026 hadir dengan tagline “Run With Purpose, Move Forward With Riau”, mengangkat isu karhutla dan lingkungan sebagai pesan utama. Di tengah ancaman Super El Nino yang diprediksi BMKG, acara ini menjadi ajakan kolektif untuk membangun kesadaran ekologis.

Mengapa isu lingkungan begitu krusial di Riau? Karena provinsi ini adalah salah satu paru-paru Sumatera, tetapi juga salah satu daerah dengan risiko kebakaran hutan tertinggi. Setiap tahun, karhutla merusak ekosistem, mengganggu kesehatan warga, dan menghancurkan habitat satwa langka seperti gajah Sumatera. Irjen Herry mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan memperkuat mitigasi bencana. “Melalui Riau Bhayangkara Run, kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan antara polisi dan masyarakat. Ini bukan hanya tentang berlari, tetapi tentang bagaimana kita bergerak bersama menjaga Riau,” tegasnya.

Ketua Pelaksana Kombes Daniel Widya Mucharam menambahkan bahwa event ini tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga memiliki nilai sosial. Tiga kategori lomba disiapkan: Half Marathon 21K (nasional dan internasional), 10K, dan 5K. Start dan finish di Mapolda Riau. Pendaftaran online melalui riaubhayangkararun.com, race pack diambil 17-18 Juli 2026 di Gelanggang Remaja Pekanbaru. Yang membedakan tahun ini adalah sertifikasi World Athletics yang menjamin standar internasional, serta berbagai penyempurnaan teknis seperti parkir luas, pos medis tambahan, ambulans siaga, dan simulasi crowd flow.

Wakil Ketua Pelaksana Kombes Pol Boy Jeckson Situmorang menekankan bahwa prioritas utama adalah keselamatan peserta. Dengan modal kesuksesan tahun lalu, Polda Riau optimis dapat menghadirkan event yang lebih profesional, tertata, dan berdampak. Riau Bhayangkara Run 2026 akan digelar pada 19 Juli. Pesan dari Kapolda: “Bumi ini hanya satu dan kita wajib menjaganya.” Maka, bersiaplah untuk berlari bukan hanya meraih medali finisher, tetapi juga untuk menyelamatkan hutan Riau dari api. (Avs)

Posting Komentar

0 Komentar