Pukul 08.00 WIB, kamis (7/5/2026), mobil Samsat Keliling sudah siaga di area Pasar Brambang Sukomoro. Warga yang datang untuk berbelanja sontak melirik penasaran, lalu banyak yang memutuskan untuk mengantre. Mereka tidak sedang mencari barang murah, melainkan ingin membayar pajak kendaraan bermotor tanpa harus pergi ke kantor Samsat di pusat kota. Program Polantas Menyapa dari Satlantas Polres Nganjuk ini berhasil mengubah pasar tradisional menjadi pusat layanan administrasi yang ramai peminat.
Antusiasme warga terlihat dari wajah-wajah lega setelah hanya beberapa menit dilayani petugas. Mereka tidak perlu mengambil nomor antrean panjang atau menunggu berjam-jam seperti di kantor resmi. Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menegaskan bahwa inisiatif ini adalah wujud komitmen Polres bersama instansi terkait untuk memberikan pelayanan publik yang cepat dan mudah. "Kami ingin menjangkau langsung masyarakat di wilayah kecamatan, tidak hanya di kota," ujarnya Jumat (8/5/2026).
AKP Ivan Danara Oktavian, Kasat Lantas Polres Nganjuk, menjelaskan bahwa program ini merupakan perpanjangan tangan dari misi Polri yang mengayomi. Menurutnya, kehadiran petugas di pasar seperti Pasar Brambang justru lebih efektif membangun kesadaran wajib pajak dibandingkan sekadar imbauan lewat spanduk. Selama lima jam pelayanan, petugas memberikan bantuan administrasi, mengecek kelengkapan surat, dan langsung memproses pembayaran. Tak satu pun warga yang mengeluh karena semua dilayani dengan senyum dan ketelitian.
Layanan Samsat Keliling di Sukomoro ini diharapkan menjadi contoh bagi wilayah lain di Nganjuk. Ketika pelayanan publik hadir di pusat aktivitas warga, kepatuhan terhadap aturan akan tumbuh dengan sendirinya. Polres Nganjuk berencana untuk rutin menggelar program serupa di berbagai titik strategis. Dengan begitu, tidak ada lagi cerita warga yang menunggak pajak karena alasan jauh atau sibuk. Pajak kendaraan kini bisa dibayar sambil memegang keranjang belanjaan.(Avs)

0 Komentar