Nganjuk- Selama ini, banyak warga Desa Girirejo menganggap pekarangan hanya sebagai tempat menjemur pakaian atau area bermain anak, tetapi Bripka Eka Prasetya hadir untuk mengubah paradigma itu. Pada Selasa (30/6/2026), Bhabinkamtibmas Polsek Bagor ini menyambangi rumah-rumah warga untuk memantau program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) yang diinstruksikan Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan. Ia datang dengan semangat membangun kesadaran bahwa setiap jengkal tanah yang tidak produktif adalah peluang yang terlewat untuk menciptakan keluarga yang sehat dan mandiri. Kini, halaman-halaman rumah di Girirejo mulai berubah menjadi kebun mini yang sarat manfaat.
Nganjuk- Dengan pendekatan yang persuasif, Bripka Eka mengajak warga berdiskusi tentang jenis tanaman yang paling cocok ditanam di pekarangan mereka, dengan mempertimbangkan kondisi tanah dan ketersediaan air. Ia juga memberikan contoh nyata tentang bagaimana keluarga yang rajin mengelola pekarangan dapat menghemat pengeluaran belanja sayuran hingga puluhan ribu rupiah setiap minggunya. Kapolres Nganjuk menegaskan bahwa perubahan paradigma dari konsumen menjadi produsen pangan adalah kunci utama menuju ketahanan pangan yang berkelanjutan. Dengan pendampingan yang terus menerus, warga mulai melihat pekarangan mereka dengan cara yang berbeda.
Nganjuk- Kapolsek Bagor AKP Winih menyebut bahwa langkah Bripka Eka adalah bukti nyata Polri yang tidak hanya mengayomi, tetapi juga memberdayakan masyarakat. Dalam dialognya, ia juga mengidentifikasi warga yang membutuhkan bantuan bibit dan alat pertanian untuk difasilitasi bersama pemerintah desa. Dari Girirejo, perubahan paradigma tentang pekarangan mulai menyebar, menginspirasi desa-desa tetangga untuk mengikuti jejak serupa. Di Nganjuk, setiap pekarangan yang berubah menjadi kebun bergizi adalah simbol transformasi sosial yang didorong oleh kepedulian seorang Bhabinkamtibmas. (Avs)

0 Komentar