Siagakan Ratusan Personel, Polres Madiun Kota Gandeng Internal PSHWTM Amankan Suran Agung


Sebanyak 983 personel gabungan dari Polres Madiun Kota dan instansi lintas sektor dikerahkan untuk mengamankan gelaran Suran Agung Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda yang berlangsung di Kota Madiun. Wakapolres Madiun Kota Kompol Bambang Sujarwo mengungkapkan bahwa pengamanan kali ini melibatkan tidak hanya aparat kepolisian, tetapi juga pengamanan internal dari perguruan silat PSHWTM yang lebih memahami adat dan tradisi kegiatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa strategi pengamanan terbuka dan tertutup dipilih untuk mengantisipasi segala kemungkinan, mulai dari kerumunan massa hingga potensi gesekan antar peserta.


Menurut Kompol Bambang, penempatan personel di titik-titik strategis seperti jalur masuk dan area parkir menjadi prioritas, mengingat ribuan peserta akan memadati lokasi kegiatan. Ia juga mengingatkan bahwa Jalan Ring Road Barat akan difungsikan sebagai area parkir, sehingga rekayasa lalu lintas akan diberlakukan untuk menghindari kemacetan yang mengganggu aktivitas warga sekitar. Ia mengimbau masyarakat yang tidak berkepentingan untuk mencari rute alternatif dan menghindari kawasan tersebut selama acara berlangsung. Baginya, pengaturan lalu lintas adalah bagian penting dari keseluruhan pengamanan yang tidak boleh diabaikan.


Wakapolres juga menyoroti pentingnya kepatuhan peserta terhadap maklumat yang telah disepakati bersama, karena aturan-aturan tersebut dibuat untuk kebaikan bersama. Ia mengatakan bahwa dalam setiap kegiatan besar, selalu ada potensi pelanggaran kecil yang bisa memicu masalah besar, sehingga kesadaran kolektif sangat dibutuhkan. Kolaborasi dengan PAM Swakarsa dari internal perguruan silat diharapkan mampu menjembatani pesan-pesan keamanan kepada peserta dengan cara yang lebih mudah diterima. Dengan pendekatan humanis dan koordinasi yang erat, ia optimis bahwa acara akan berjalan sesuai rencana.


Di akhir pernyataannya, Kompol Bambang menyampaikan harapan agar Suran Agung PSHWTM tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan, baik di kalangan pesilat maupun antara Polri dan masyarakat. Ia berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung persiapan pengamanan, termasuk pemerintah daerah dan tokoh masyarakat. Dengan semangat gotong royong yang terus dijaga, Polres Madiun Kota berkeyakinan bahwa kegiatan adat ini akan meninggalkan kesan yang mendalam dan menjadi kebanggaan bagi Kota Madiun. (Avs)

Posting Komentar

0 Komentar