Nganjuk- Di balik keuntungan besar yang ditawarkan oleh budidaya cabai merah, terdapat tantangan serius yang harus dihadapi petani, terutama serangan hama dan penyakit yang dapat menggagalkan panen dalam sekejap, itulah mengapa Aipda Heru S., Bhabinkamtibmas Desa Pandantoyo, pada Jumat (31/7/2026) tidak hanya memantau pertumbuhan tanaman tetapi juga berbagi solusi perawatan dan pengendalian hama dengan petani binaannya agar produktivitas cabai tetap terjaga hingga masa panen. Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menekankan bahwa perawatan intensif dan deteksi dini hama adalah kunci keberhasilan budidaya cabai merah, karena tanaman ini sangat rentan terhadap serangan organisme pengganggu yang dapat menurunkan kualitas dan kuantitas hasil panen secara drastis.
AKBP Suria Miftah Irawan menjelaskan bahwa petani cabai perlu memiliki pengetahuan tentang jenis-jenis hama yang umum menyerang, seperti thrips, kutu daun, dan ulat grayak, serta cara pengendaliannya yang ramah lingkungan dan efektif, baik melalui pestisida nabati maupun teknik budidaya yang baik. Aipda Heru S. dalam dialognya dengan petani tidak hanya membahas teknik penyemprotan yang tepat, tetapi juga pentingnya rotasi tanaman, sanitasi lahan, dan penggunaan mulsa untuk menekan populasi hama dan penyakit yang terbawa tanah. Pendekatan yang holistik ini diharapkan mampu meminimalkan risiko gagal panen dan memastikan petani dapat menikmati hasil panen yang melimpah dan berkualitas.
Kapolsek Kertosono Kompol Joni Suprapto, S.H., menambahkan bahwa Polsek Kertosono akan terus mendukung upaya pengendalian hama terpadu melalui pendampingan Bhabinkamtibmas dan koordinasi dengan dinas pertanian, karena petani yang mampu mengatasi hama dengan baik akan menghasilkan cabai berkualitas tinggi yang diminati pasar. Dengan perawatan intensif dan kewaspadaan terhadap hama yang terus dijaga, diharapkan tanaman cabai merah di Desa Pandantoyo tumbuh optimal dan memberikan hasil panen yang memuaskan, meningkatkan kesejahteraan petani dan mendukung ketahanan pangan nasional melalui ketersediaan cabai yang stabil di tengah masyarakat.(Avs)

0 Komentar