Surabaya- Sebanyak puluhan personel Humas dari seluruh jajaran Polda Jawa Timur berkumpul di Surabaya pada Selasa (28/7) untuk mengikuti Latkatpuan fotografi dan videografi yang digelar Bidhumas Polda Jatim. Pelatihan ini menjadi momentum penting bagi para personel untuk mengasah kemampuan teknis di bidang dokumentasi visual, seiring dengan meningkatnya tuntutan publik terhadap penyampaian informasi yang cepat, akurat, dan menarik secara visual. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast serta Kasubbid PID AKBP Gunawan Wibosono menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya strategis meningkatkan kapasitas sumber daya manusia personel Humas Polri dan PPID satker agar mampu menghasilkan produk jurnalistik yang profesional dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.
AKBP Gunawan Wibosono menyampaikan bahwa di era digital saat ini, dokumentasi visual telah menjadi salah satu instrumen utama dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya belajar teknik dasar fotografi dan videografi, tetapi juga mendapatkan pemahaman mendalam tentang komposisi gambar, pencahayaan, hingga cara mengambil momen yang memiliki nilai berita. Materi yang disampaikan dirancang untuk membekali personel agar mampu menghasilkan konten digital yang efektif untuk berbagai platform media, baik cetak, elektronik, maupun media sosial yang menjadi konsumsi publik sehari-hari.
Pelatihan difokuskan pada tiga sasaran utama, yaitu meningkatkan kemampuan fotografi dan videografi jurnalistik, menyamakan standar kualitas dokumentasi di seluruh jajaran Polda Jatim, serta menghasilkan konten digital yang kreatif, humanis, dan informatif. AKBP Gunawan menekankan bahwa seluruh personel Humas harus memiliki standar yang sama dalam menghasilkan foto dan video jurnalistik yang berkualitas dan memiliki nilai berita, sehingga publik dapat memperoleh informasi yang utuh tentang berbagai kegiatan Polri. Selain aspek teknis, peserta juga dibekali dengan manajemen peliputan di lapangan, mulai dari persiapan sebelum kegiatan, pemilihan sudut pengambilan gambar, hingga percepatan alur pengiriman file kepada tim editor agar publikasi dapat dilakukan dengan cepat tanpa mengurangi kualitas.
Kecepatan publikasi menjadi salah satu kunci di era digital, dan AKBP Gunawan menegaskan bahwa dokumentasi yang baik harus segera diproses dan dipublikasikan agar informasi tetap aktual. Namun ia juga mengingatkan bahwa kemampuan personel Humas tidak hanya diukur dari kualitas visual, tetapi juga dari kemampuan menghadirkan narasi yang objektif, humanis, dan mampu menggambarkan peran Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, serta pengayoman kepada masyarakat. Dengan pelatihan ini, Bidhumas Polda Jatim berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam setiap peliputan, sehingga produk kehumasan Polri semakin profesional, modern, dan berkualitas sebagai bagian dari transformasi Polri Presisi menuju pelayanan publik yang lebih baik.(Avs)

0 Komentar