Peternakan Domba Tak Lagi Kotor, Bhabinkamtibmas Patranrejo Ajak Peternak Olah Limbah Jadi Pupuk


Nganjuk- Stigma bahwa peternakan identik dengan bau dan limbah yang mencemari lingkungan mulai terkikis di Desa Patranrejo, berkat pendampingan Aipda Puguh Rianto, Bhabinkamtibmas Polsek Berbek, yang pada Kamis (30/7/2026) melakukan pemantauan peternakan domba dengan pendekatan inovatif, tidak hanya menjaga keamanan ternak tetapi juga mengajak peternak mengolah kotoran domba menjadi pupuk organik nonkimia yang bernilai jual. Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menyatakan bahwa modernisasi peternakan tidak harus selalu berarti teknologi mahal, tetapi bisa dimulai dari perubahan pola pikir tentang pengelolaan limbah yang selama ini dianggap mengganggu.


AKBP Suria Miftah Irawan menekankan bahwa peternakan yang sukses di era sekarang harus mampu mengintegrasikan aspek produktivitas dan keberlanjutan, karena konsumen dan pasar semakin peduli pada produk yang dihasilkan dari usaha ramah lingkungan. Dalam dialognya, Aipda Puguh tidak hanya mengingatkan peternak untuk mengamankan kandang dengan pagar dan kunci yang kuat, tetapi juga menunjukkan contoh sederhana pengolahan kotoran domba melalui proses fermentasi yang menghasilkan pupuk berkualitas tinggi tanpa bau menyengat. Inovasi sederhana ini disambut antusias oleh peternak yang selama ini kebingungan mengatasi penumpukan limbah di sekitar kandang.


AKP Darminto, S.H., Kapolsek Berbek, menambahkan bahwa Polsek Berbek akan terus menjadi katalisator perubahan positif dengan memperkenalkan praktik-praktik peternakan modern yang mudah diterapkan dan ramah lingkungan. Dengan semangat inovasi yang terus digelorakan, diharapkan peternakan domba di Desa Patranrejo tidak hanya menjadi sumber protein hewani yang mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjadi pelopor peternakan bersih yang menginspirasi desa-desa lain di Kabupaten Nganjuk untuk mengelola limbah ternak secara kreatif dan produktif.(Avs)

Posting Komentar

0 Komentar