Surabaya- Polres Pelabuhan Tanjungperak membuktikan bahwa tugas kepolisian tidak berhenti pada penegakan hukum, tetapi juga mencakup kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat melalui program ketahanan pangan. Salah satu wujud nyata adalah kolaborasi Polsek Kenjeran bersama Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Pertanian Kota Surabaya dan Kelompok Tani Nandur Makmur yang sukses menggelar panen raya terong di lahan ketahanan pangan Polres di Kelurahan Tambak Wedi. Dengan memanfaatkan teknik tumpang sari antara terong dan jagung, lahan yang terbatas di kawasan perkotaan mampu memberikan hasil yang maksimal dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar.
Iptu Suroto, Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjungperak, menegaskan bahwa sinergi lintas sektor ini adalah kunci keberhasilan program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah. Beliau menjelaskan bahwa Polres Pelabuhan Tanjungperak terus mengoptimalkan peran serta seluruh jajaran Polsek untuk mendampingi dan memfasilitasi kelompok tani dalam mengelola lahan produktif. "Kami tidak hanya memetakan keamanan, tetapi juga memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak agar ketahanan pangan di Kota Surabaya benar-benar terwujud," ujar Iptu Suroto.
Panen terong yang telah dilaksanakan pada bulan lalu ini menjadi contoh nyata bahwa optimalisasi lahan perkotaan, sekecil apa pun, dapat memberikan dampak positif bagi ketahanan pangan lokal. Dengan semangat kebersamaan antara Polri, penyuluh pertanian, dan kelompok tani, diharapkan masyarakat urban semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan yang ada dan berkontribusi pada terciptanya swasembada pangan yang berkelanjutan di Kota Surabaya. (Avs)

0 Komentar