Tanjung Perak- Sepeda angin yang dikayuh HS (30) harus berhenti di tengah jalan, bukan karena kelelahan, melainkan karena ulah bejatnya terbongkar. Warga Surabaya ini diringkus polisi setelah mencabuli seorang gadis 17 tahun di Jalan Bulak Banteng Lor, Surabaya. Aksi yang dilakukan di siang bolong itu gagal total setelah korban berteriak histeris dan warga bergerak cepat menangkap pelaku.
Iptu Suroto, Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, menjelaskan kronologi kejadian yang terjadi pada Rabu (22/7/2026). Korban yang hendak menyeberang jalan tiba-tiba didekati oleh tersangka yang melintas dengan sepeda angin. Tanpa basa-basi, pelaku meremas bagian sensitif korban hingga membuatnya terkejut dan berteriak meminta pertolongan. "Peristiwa ini terjadi sangat cepat. Korban tidak sempat menghindar karena tersangka tiba-tiba mendekat," ujar Iptu Suroto.
Keberanian warga menjadi faktor kunci dalam pengungkapan kasus ini. Setelah mendengar teriakan korban, sejumlah warga langsung mengejar tersangka yang berusaha kabur. Pelaku yang panik tidak mampu mengayuh sepedanya dengan cepat dan akhirnya berhasil ditangkap. "Kami mengapresiasi respon cepat masyarakat. Tanpa mereka, pelaku mungkin sudah lolos," pungkas Iptu Suroto.
Saat ini tersangka telah diamankan di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Unit PPA akan mendampingi korban selama proses hukum berjalan, termasuk memberikan pendampingan psikologis. Polisi mengingatkan masyarakat agar melaporkan segera jika menemukan tindakan mencurigakan di lingkungan sekitar. "Keselamatan bersama adalah tanggung jawab kita semua. Jangan ragu bertindak jika melihat kejahatan," tutup Iptu Suroto.(Avs)
.jpeg)
0 Komentar