Air Kembali Mengalir: Bhabinkamtibmas Karangsono Pastikan Irigasi Lancar Demi Panen Padi di Tengah Kemarau


Nganjuk- Di tengah teriknya musim kemarau yang melanda Kabupaten Nganjuk, harapan petani Desa Karangsono kembali berseri ketika aliran air irigasi yang sempat tersendat kini mengalir deras membasahi lahan persawahan. Bhabinkamtibmas Desa Karangsono Polsek Loceret, Aiptu Slamet Rahadi, turun langsung ke lapangan pada Kamis (13/8/2026) untuk memastikan kelancaran saluran irigasi yang menjadi denyut nadi pertanian warga. Kehadirannya di tengah sawah bukan sekadar pengecekan rutin, melainkan wujud nyata kepedulian Polri terhadap ketahanan pangan yang berakar dari ketersediaan air yang memadai.


Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan telah mengarahkan seluruh jajarannya untuk mendampingi petani dalam menghadapi berbagai kendala, termasuk masalah irigasi yang kerap muncul di musim kemarau. Aiptu Slamet Rahadi dengan sigap merespons keluhan warga tentang saluran air yang tersumbat, dan setelah dilakukan pengecekan serta koordinasi, aliran air pun kembali normal. Ia mengingatkan para petani untuk tetap bijak dalam menggunakan air agar seluruh lahan dapat terairi secara merata, mengingat debit air yang tersedia tidak selalu melimpah sepanjang musim.


Meskipun kemarau tengah berlangsung, semangat petani Desa Karangsono tidak surut untuk tetap menanam padi karena kondisi ketersediaan air yang dinilai relatif lancar. Aiptu Slamet Rahadi menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran irigasi ini dan berharap kondisi tersebut terus terjaga hingga masa panen tiba. Dengan aliran air yang stabil, tanaman padi dapat tumbuh dengan optimal dan hasil panen yang maksimal pun bukan sekadar angan-angan bagi para petani yang telah bekerja keras mengolah lahan mereka.


Melalui pendampingan yang konsisten, Polres Nganjuk membuktikan bahwa tugas kepolisian tidak terbatas pada penegakan hukum, tetapi juga hadir dalam setiap aspek kehidupan masyarakat, termasuk sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian desa. Kelancaran irigasi yang berhasil dipulihkan menjadi bukti bahwa sinergi antara petani, pemerintah desa, dan kepolisian mampu mengatasi berbagai tantangan yang menghambat produktivitas pertanian di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.(Avs)

Posting Komentar

0 Komentar