Ngronggot- Bukan hanya urusan keamanan, Aipda Sismianto, Bhabinkamtibmas Desa Dadapan, juga aktif mendampingi warga dalam membangun ketahanan pangan dari tingkat paling dasar. Senin pagi ia menyambangi tempat pembibitan di desa binaannya, melihat langsung aneka bibit sayuran dan buah yang siap ditanam, seperti cabai, tomat, terong, kelengkeng, alpukat, dan mangga. Kehadirannya memberikan semangat baru bagi pengelola pembibitan sekaligus mengingatkan masyarakat akan pentingnya memanfaatkan lahan pekarangan secara produktif.
Kualitas bibit yang tersedia dinilai cukup bagus dan layak untuk dikembangkan, menjadikannya peluang emas bagi warga yang ingin memulai usaha tani skala rumah tangga. Aipda Sismianto menjelaskan bahwa menanam sendiri sayuran dan buah tidak hanya menghemat pengeluaran, tetapi juga menjamin kualitas pangan yang dikonsumsi karena bebas dari pestisida berlebihan. Apalagi dengan lahan sela yang selama ini terbengkalai, warga bisa mengubahnya menjadi sumber pangan yang bernilai ekonomi.
Aipda Sismianto juga menyoroti keberagaman bibit yang tersedia sebagai nilai tambah bagi masyarakat. Dengan memilih tanaman yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi lingkungan, warga dapat menciptakan kebun campuran yang produktif sepanjang tahun. Ia mengingatkan bahwa perawatan rutin seperti penyiraman, pemupukan, dan pengendalian hama menjadi kunci sukses agar tanaman tumbuh optimal dan menghasilkan panen berkualitas.
Kegiatan ini sejalan dengan arahan Kapolres Nganjuk untuk memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Aipda Sismianto bertekad untuk terus mendorong warga agar lebih peduli terhadap pemanfaatan lahan kosong, karena dari desa-desa seperti Ngronggotlah kemandirian pangan Indonesia dimulai. Dengan semangat gotong royong, ia optimis bahwa setiap rumah tangga bisa menjadi lumbung pangan mini yang bermanfaat bagi keluarga dan lingkungan sekitar.(Avs)
.jpeg)
0 Komentar