Nganjuk- Bhabinkamtibmas Desa Baleturi, Aipda Supriyanto, tidak pernah puas hanya dengan duduk di balik meja. Selasa pagi itu, ia menggelar sambang keliling yang mencakup hampir seluruh sektor usaha warga, mulai dari peternak sapi perah, pembudidaya ikan, petani sayuran terong, hingga petani padi. Langkah ini adalah bentuk kepedulian nyata Polri terhadap ketahanan pangan di tingkat desa, sekaligus memastikan bahwa tidak ada warga yang menghadapi kendala tanpa pendampingan. Arahan Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menjadi pegangan: Bhabinkamtibmas harus mengetahui langsung kondisi warga binaannya, terutama yang bergerak di sektor pangan, agar setiap masalah bisa segera diidentifikasi dan dicari solusinya.
Dalam setiap kunjungannya, Aipda Supriyanto tidak hanya bertanya tentang hasil produksi, tetapi juga menggali berbagai kendala teknis yang dihadapi, mulai dari ketersediaan pakan ternak, kualitas bibit ikan, hingga serangan hama pada tanaman terong dan padi. Ia mendengarkan dengan saksama dan mencatat setiap keluhan, berjanji akan meneruskannya ke dinas terkait jika diperlukan. "Saya ingin memastikan kegiatan warga berjalan dengan baik, kalau ada kendala jangan sungkan untuk disampaikan, sehingga bisa kita cari solusi bersama," ujarnya penuh perhatian, menunjukkan bahwa peran Bhabinkamtibmas tidak terbatas pada keamanan, tetapi juga pada pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Aipda Supriyanto juga memberikan motivasi agar para petani dan peternak terus mengembangkan usaha mereka, karena ketahanan pangan bukan hanya tentang produksi, tetapi juga tentang keberlanjutan. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kualitas hasil, baik di sektor pertanian maupun peternakan, serta tetap waspada terhadap keamanan lingkungan sekitar. Baginya, setiap usaha yang dikelola dengan baik adalah investasi jangka panjang yang akan memperkuat kemandirian pangan Desa Baleturi dan menjadi kebanggaan bersama.
Kegiatan sambang keliling ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga mempererat hubungan antara Bhabinkamtibmas dan masyarakat. Dengan hadir di setiap sudut desa, Aipda Supriyanto membangun komunikasi yang hangat dan terbuka, sehingga warga merasa nyaman menyampaikan segala persoalan, baik yang berkaitan dengan usaha maupun kamtibmas. "Dengan komunikasi yang baik, setiap potensi permasalahan bisa diketahui dan ditangani bersama sejak dini," pungkasnya, menandakan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat adalah fondasi utama untuk desa yang aman dan sejahtera.(Avs)
.jpeg)
0 Komentar