Nganjuk- Langkah Aipda Suratin menyusuri lorong-lorong kandang di Desa Duren bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud nyata kepolisian yang menyatu dengan napas ketahanan pangan rakyat. Di balik sapaan hangat dan obrolan santai dengan para peternak, tersimpan misi besar memastikan sapi perah dan kambing warga tetap prima menghadapi dinamika pasar. Hari itu, Sabtu (8/8), ia mencermati setiap detail, dari tekstur pakan hingga kelembaban kandang, karena baginya kesehatan ternak adalah cermin kesejahteraan keluarga. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pengamanan tidak selalu tentang senjata, tetapi juga tentang kepedulian pada urusan pakan dan susu.
Dialog yang terjalin antara Bhabinkamtibmas dan peternak mengalir seperti air, membahas harga jagung, kenaikan konsentrat, hingga fluktuasi harga jual kambing di pasaran. Aipda Suratin dengan sabar menggali informasi, mencatat setiap keluhan, dan memberikan solusi praktis di lapangan, seperti pentingnya sirkulasi udara dan jadwal pemberian vitamin. Ia menekankan bahwa pemahaman tentang harga komoditas bukan hanya untuk transaksi hari ini, tetapi untuk merencanakan masa depan peternakan yang lebih stabil. Dari percakapan itu, lahir harapan bahwa peternak tidak hanya menjadi produsen, tetapi juga pengelola usaha yang cerdas.
Di tengah kesibukan memerah susu dan membersihkan kotoran, pesan Aipda Suratin terus menggema: kebersihan kandang adalah investasi jangka panjang yang tidak boleh ditawar. Ia mengingatkan bahwa ternak yang sehat dan nyaman tempat tinggalnya akan menghasilkan produksi susu yang melimpah dan daging yang berkualitas. Tak lupa, ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antarpeternak untuk mengatasi krisis pakan yang kadang datang tiba-tiba. Semangat kebersamaan inilah yang ia tanamkan agar usaha peternakan di Desa Duren tidak mudah goyah dihantam badai ekonomi.
Dengan kaus basah oleh keringat dan senyum tulus, Aipda Suratin mengakhiri sambangnya dengan keyakinan bahwa ketahanan pangan dimulai dari kesadaran kecil di tingkat desa. Kehadirannya bukan untuk menggurui, tetapi untuk mendampingi dan memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan yang sudah lama tertanam. Ia berjanji untuk terus memantau perkembangan ternak dan menjadi jembatan informasi antara peternak dengan dinas terkait. Bagi warga Desa Duren, polisi bukan lagi sosok menakutkan, melainkan mitra sejati dalam menjaga sumber kehidupan mereka. (Avs)
.jpeg)
0 Komentar