Duren- Di tengah semangat menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sebuah pemandangan berbeda terlihat di Desa Duren, Kecamatan Sawahan, Nganjuk, pada Minggu (16/8/2026). Bhabinkamtibmas Aipda Suratin bersama siswa SMP Negeri 1 Sawahan, Babinsa, dan para petani bergotong royong di lahan pertanian, menanam jagung, padi, sayuran, dan rempah-rempah sebagai wujud nyata sinergi harmonis dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Kegiatan ini bukan sekadar kerja bakti biasa, melainkan simbol kebersamaan yang mengingatkan bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan upacara dan bendera, tetapi juga dengan karya nyata membangun negeri. Di sela-sela mencangkul dan menanam benih, semangat gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia kembali terpancar dari para peserta yang terdiri dari berbagai generasi.
Aipda Suratin menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan dengan menanam berbagai komoditas pangan adalah langkah sederhana namun memiliki manfaat besar bagi ketahanan pangan keluarga dan masyarakat. "Ketahanan pangan bisa dimulai dari lingkungan sekitar, tidak harus menunggu memiliki lahan yang luas. Dengan menanam sayuran maupun rempah-rempah, kita ikut berkontribusi menyediakan kebutuhan pangan sekaligus menjaga lingkungan agar tetap produktif," ujarnya. Filosofi ini mengajarkan bahwa setiap individu, sekecil apa pun kontribusinya, dapat menjadi bagian dari solusi ketahanan pangan bangsa. Hal ini sejalan dengan semangat kemerdekaan yang mengajarkan kemandirian dan tidak bergantung pada pihak lain.
Kehadiran para siswa dalam kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi yang sangat berharga, mengenalkan mereka pada pentingnya sektor pertanian yang kerap dipandang sebelah mata oleh generasi muda. Aipda Suratin secara khusus mengajak para pelajar untuk tidak malu belajar bertani, karena profesi ini memiliki peran vital bagi keberlangsungan kehidupan masyarakat. "Anak-anak harus dikenalkan bahwa bertani bukan sekadar pekerjaan, tetapi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan kehidupan. Semoga kegiatan seperti ini dapat menumbuhkan semangat gotong royong dan kecintaan generasi muda terhadap lingkungan serta pertanian," tambahnya. Dengan melibatkan pelajar sejak dini, diharapkan tumbuh generasi yang menghargai ketahanan pangan dan mencintai lingkungan.
Dalam kesempatan tersebut, Aipda Suratin juga menyampaikan arahan Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan agar seluruh elemen masyarakat terus membangun kebersamaan dan menjaga situasi kamtibmas yang aman serta nyaman. Sinergi antara Polri, TNI, pelajar, dan petani diharapkan tidak berhenti pada kegiatan kerja bakti, tetapi terus terjalin dalam berbagai kegiatan positif di tengah masyarakat. "Mari kita jaga kekompakan, rawat lingkungan, tingkatkan ketahanan pangan, dan bersama-sama menciptakan Desa Duren yang aman, nyaman serta semakin maju," pungkas Aipda Suratin. Semangat kemerdekaan ke-81 RI kali ini dirayakan dengan cara yang berbeda, bukan dengan hura-hura, melainkan dengan kerja nyata yang menghidupkan kembali nilai-nilai gotong royong dan cinta tanah air. (Avs)
.jpeg)
0 Komentar