Pos Kenanten Jadi Pionir Stasiun Darurat Ramah Ojol dan Medis di Mojokerto


Mojokerto- Transformasi radikal tengah berlangsung di Pos Polisi Kenanten, yang tak lagi sekadar pos jaga, melainkan bertransformasi menjadi stasiun terpadu inovatif yang mengakomodasi kebutuhan pengemudi ojek online dan penanganan gawat darurat. Diprakarsai Kapolres Mojokerto AKBP Andi Yudha Pranata, proyek berkapasitas 70 persen ini hadir sebagai ruang singgah nyaman sekaligus posko kesehatan layaknya IGD di jalur lintas yang rawan kecelakaan. Kebijakan ini lahir dari serapan aspirasi para pengemudi yang mengeluhkan minimnya tempat mangkal representatif tanpa mengganggu kepadatan arus kendaraan.


Mojokerto- Di lokasi strategis Simpang Lima Kenanten, pos terpadu ini menawarkan lebih dari sekadar area istirahat dengan toilet dan WiFi, melainkan fasilitas medis darurat yang dilengkapi peralatan untuk penanganan henti jantung dan pernapasan. Personel kepolisian maupun para mitra ojol, seperti Margono dan Dony, akan dibekali pelatihan PPGD agar mampu menjadi garda terdepan pertolongan pertama di lokasi kejadian. Kehadiran fasilitas ini disambut antusias komunitas pengemudi, mengingat kawasan tersebut dilalui sekitar 300 truk setiap harinya yang meningkatkan potensi risiko kecelakaan.


Mojokerto- Meski mengusung konsep ramah pengemudi, proyek ini juga diiringi langkah serius mengurai kemacetan melalui evaluasi rambu dan penataan ulang zona drop off oleh Polres bersama Dinas Perhubungan. Kasi UPT P3 LLAJ Mojokerto, Akhmad Yazid, menyatakan rekomendasi perbaikan akan dibawa ke tingkat provinsi untuk mengatasi hambatan geografis seperti jalan sisi utara yang sempit dan menurun. Dengan sentuhan modern dan fungsi ganda, Pos Kenanten ditargetkan menjadi percontohan ideal bagi stasiun terpadu serupa di wilayah Jawa Timur. (Avs)

Posting Komentar

0 Komentar