Truk Zigzag Viral di TikTok, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bergerak Cepat Beri Sanksi


Surabaya- Sebuah rekaman video yang memperlihatkan truk besar melaju ugal-ugalan sambil berzigzag di kawasan Jembatan Suramadu hingga Jalan Dupak mengguncang jagat maya dan memicu kemarahan warganet. Aksi nekat tersebut semakin menjadi-jadi ketika kernet truk terlihat mengeluarkan badan dari jendela sambil berjoget di tengah kecepatan tinggi, sebuah pemandangan yang mengundang decak kagum sekaligus kekhawatiran. Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak pun segera bergerak cepat setelah video tersebut viral di platform TikTok untuk mengusut identitas pelaku dan menjatuhkan sanksi tegas.


Kecepatan dan kelalaian pengemudi truk berinisial N ini menjadi sorotan karena kendaraan sebesar itu membutuhkan pengendalian yang jauh lebih hati-hati dibandingkan kendaraan kecil. Manuver zigzag dan goyangan badan truk yang disengaja bukan hanya membahayakan nyawa pengemudi dan kernet, tetapi juga mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya yang tidak bersalah. Kasatlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Imam Sayfudin Rodji menegaskan bahwa tindakan tersebut melanggar aturan lalu lintas dan tidak bisa ditoleransi dalam keadaan apa pun.


Setelah melakukan penyelidikan dan mengamankan kedua pelaku, pihak kepolisian memberikan sanksi tilang serta meminta mereka menandatangani surat pernyataan tidak mengulangi perbuatan serupa. Langkah ini diambil sebagai bentuk pembelajaran sekaligus peringatan bagi para pengendara lain yang mungkin tergoda melakukan aksi berbahaya demi popularitas di media sosial. Polisi menekankan bahwa jalan raya bukanlah panggung hiburan, melainkan ruang publik yang mengutamakan keselamatan bersama.


Pengemudi truk yang diamankan akhirnya menyadari kesalahannya dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat dan para pengguna jalan yang dirugikan. Ia mengakui bahwa aksi ugal-ugalan tersebut tidak dapat dibenarkan dan berjanji menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran berharga untuk ke depannya. Polres Pelabuhan Tanjung Perak berharap kasus ini menjadi pengingat bagi semua pengendara bahwa keselamatan di jalan adalah prioritas utama yang tidak boleh dikorbankan demi sensasi sesaat. (Avs)

Posting Komentar

0 Komentar