Aksi demonstrasi mahasiswa di depan Mabes Polri, Jakarta Selatan, berakhir tanpa gesekan berarti. Kepolisian menegaskan bahwa pengamanan dilakukan dengan prinsip perlindungan dan penghormatan hak asasi manusia.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyampaikan bahwa petugas di lapangan mengedepankan komunikasi dialogis selama aksi berlangsung.
Ia mengakui sempat terjadi ketegangan kecil, termasuk adanya kata-kata tidak pantas yang diarahkan kepada anggota. Namun, personel tetap menahan diri dan tidak bereaksi berlebihan.
Menurut Budi, penyampaian aspirasi adalah hak setiap warga negara. Namun, ia mengajak seluruh pihak menjaga norma dan etika, khususnya di bulan suci Ramadan.
Tuntutan mahasiswa, lanjutnya, akan ditindaklanjuti sebagai bahan evaluasi internal. Permintaan audiensi yang diajukan massa aksi juga akan dikaji lebih lanjut.
Pendekatan humanis ini menunjukkan komitmen Polri dalam mengawal demokrasi secara profesional dan berimbang.

0 Komentar