Stabilitas harga sembako menjadi fokus utama menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2026. Untuk mengantisipasi lonjakan harga, Satgas Pangan Polres Bojonegoro turun langsung ke lapangan melakukan pengecekan.
Pemantauan dilakukan bersama instansi terkait guna memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar. Kegiatan ini menyasar Pasar Kota Bojonegoro, Bravo Swalayan, dan gudang Bulog.
Kanit Pidsus Satreskrim, Ipda A. Zaenan Na’im, memimpin langsung kegiatan tersebut dengan melibatkan Bapanas, Disperindagkop, Perum Bulog, serta DKPP.
Hasil pengecekan menunjukkan stok bahan pokok dalam kondisi mencukupi. Harga di tingkat pasar tradisional maupun ritel modern relatif stabil.
Di gudang Bulog Bojonegoro, ketersediaan beras tercatat 6.200 ton. Selain itu tersedia Minyakita sebanyak 250 karton dan gula Maniskita sekitar 10 ton.
Ipda Na’im menegaskan bahwa pengawasan akan terus diperketat hingga menjelang Idul Fitri untuk mencegah praktik penimbunan maupun spekulasi harga.
Masyarakat diharapkan tidak melakukan panic buying dan segera melapor jika menemukan indikasi pelanggaran distribusi atau lonjakan harga tidak wajar.

0 Komentar