Perlintasan kereta api di jalur Bagor–Wilangan, Nganjuk, selama ini dikenal sebagai lokasi yang kerap menelan korban kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor. Pada Rabu (25/3/2026), Polres Nganjuk mengambil langkah berbeda dengan menyiagakan unit ambulans khusus di lokasi tersebut. Bukan tanpa alasan, langkah ini merupakan bentuk antisipasi sekaligus respons cepat terhadap potensi bahaya yang meningkat saat musim mudik Lebaran, ketika volume kendaraan membeludak dan kondisi cuaca kerap tidak menentu.
Kapolres Nganjuk, AKBP Suria Miftah Irawan, menjelaskan bahwa kehadiran ambulans ini adalah bagian dari komitmen institusi untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Ia menyadari bahwa di perlintasan KA Bagor, waktu menjadi faktor yang sangat krusial ketika terjadi kecelakaan. Dengan menempatkan tim medis dan ambulans tepat di lokasi, penanganan terhadap korban bisa dilakukan dalam hitungan menit, tanpa terhambat jarak tempuh ke rumah sakit. Ini adalah strategi yang mengedepankan efisiensi dan keselamatan pengguna jalan.
Kasat Lantas Polres Nganjuk, AKP Ivan Danara, mengungkapkan bahwa pemantauan di lokasi tersebut dilakukan secara intensif, terutama saat hujan turun. Kondisi rel yang licin menjadi momok tersendiri bagi pengendara roda dua. Selama pengamanan berlangsung, petugas memang sempat menemukan beberapa kejadian pengendara yang terjatuh. Namun, berkat kesiapan tim di lapangan, penanganan pertama segera diberikan, sehingga korban tidak mengalami keterlambatan pertolongan. Kecepatan tanggap ini menjadi pembeda yang signifikan.
Dengan langkah inovatif ini, Polres Nganjuk tidak hanya berfokus pada pengaturan lalu lintas, tetapi juga pada aspek penyelamatan. Kehadiran ambulans khusus di perlintasan KA Bagor diharapkan mampu menekan angka kecelakaan dan memberikan rasa aman bagi pemudik yang melintas. Bagi masyarakat yang sedang dalam perjalanan mudik atau balik Lebaran, kehadiran petugas dan ambulans di titik rawan ini menjadi pemandangan yang menenangkan, sekaligus bukti bahwa negara hadir melindungi warganya di momen-momen krusial.(Avs)
.jpeg)
0 Komentar