Ada pemandangan berbeda di lahan pekarangan Desa Sonobekel, Kecamatan Warujayeng, Nganjuk, Rabu pagi. Seorang anggota polisi dengan pakaian dinasnya terlihat asyik menyusuri tanaman terong, sesekali membungkuk memperhatikan daun dan buah yang mulai bermunculan. Itulah Brigpol Al Hanib, Bhabinkamtibmas desa setempat, yang sedang melaksanakan pemantauan lahan Pekarangan Pangan Bergizi milik warga. Kehadirannya bukan untuk mengawasi dalam arti menakut-nakuti, melainkan untuk memastikan bahwa program ketahanan pangan yang digalakkan pemerintah benar-benar sampai ke akar rumput dan memberikan manfaat nyata.
Kompol Ahmad Junaedi, Kapolsek Warujayeng, menjelaskan bahwa keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan pertanian masyarakat adalah wujud nyata dari peran Polri yang melampaui batas-batas konvensional. Tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, Polri juga ingin berkontribusi dalam membangun kemandirian pangan. Melalui program seperti ini, warga didorong untuk memanfaatkan setiap jengkal tanah pekarangan menjadi lahan produktif. Tanaman terong yang saat ini tengah dibudidayakan dipilih karena mudah dirawat dan memiliki prospek ekonomi yang cerah, baik untuk konsumsi harian maupun untuk dijual ke pasar.
Brigpol Al Hanib yang terjun langsung ke kebun warga menyampaikan bahwa pendampingan seperti ini akan terus ia lakukan secara berkala. Ia ingin memastikan bahwa warga tidak hanya menanam, tetapi juga merawat hingga panen tiba. Dialog yang ia bangun dengan pemilik lahan menjadi ruang untuk berbagi pengalaman dan mencari solusi bersama atas kendala yang muncul. Dengan semangat gotong royong dan pendampingan yang konsisten, ia berharap program Pekarangan Pangan Bergizi ini mampu menjadi motor penggerak kesejahteraan warga, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa.(Avs)

0 Komentar