Bagi sebagian orang, mengurus SIM mungkin terasa sebagai proses administratif yang membosankan. Namun, Satlantas Polres Nganjuk mencoba mengubah pandangan itu melalui program "Polantas Menyapa". Rabu (1/4/2025), suasana di Satpas SIM berubah menjadi ruang dialog yang hangat antara petugas dan masyarakat. Bukan hanya melayani penerbitan surat izin mengemudi, personel Satlantas juga menyapa, berbincang, dan memberikan pemahaman tentang keselamatan berlalu lintas dengan cara yang santai namun tetap informatif. Program ini menjadi bukti bahwa pelayanan publik bisa dikemas dengan sentuhan kemanusiaan.
AKP Ivan Danara Oktavian, Kasat Lantas Polres Nganjuk, menekankan bahwa kehadiran polisi lalu lintas tidak boleh terbatas pada penindakan dan administrasi. Ia ingin masyarakat merasakan bahwa polisi adalah mitra yang peduli terhadap keselamatan mereka. Melalui Polantas Menyapa, petugas tidak hanya duduk di belakang meja, tetapi juga aktif menyapa dan menggali kebutuhan masyarakat. Dialog dua arah yang terjalin menjadi sarana untuk menyampaikan pesan keselamatan tanpa kesan menggurui, sekaligus membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan saran dan apresiasi terhadap pelayanan kepolisian.
Aiptu Didik yang memimpin kegiatan ini dengan penuh keramahan menjadi contoh bagaimana seorang polisi bisa tampil sebagai pelayan publik yang sesungguhnya. Ia menyambut setiap pemohon SIM dengan senyum, membantu proses administrasi, dan tak ragu menyisipkan pesan-pesan keselamatan dalam setiap percakapan. AKP Ivan berharap pendekatan ini dapat terus ditingkatkan, sehingga mutu pelayanan publik di Kabupaten Nganjuk semakin prima. Dengan Polantas yang hadir sebagai sahabat masyarakat, ia optimistis kesadaran tertib berlalu lintas akan tumbuh dari dalam diri setiap warga.(Avs)

0 Komentar