Gelombang kepulangan pemudik menuju Jakarta dan kota-kota besar lainnya mulai menunjukkan grafik yang tajam pada hari ke-13 pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Berdasarkan data yang dirilis Polri, lebih dari 256 ribu kendaraan pribadi telah memasuki wilayah ibu kota, meningkat hampir seratus persen dari kondisi normal. Lonjakan ini menjadi perhatian utama aparat gabungan yang terus disiagakan di titik-titik krusial untuk memastikan arus balik berjalan lancar tanpa hambatan berarti, sembari menjaga situasi kamtibmas yang secara umum dilaporkan tetap kondusif.
Selain kendaraan pribadi, moda transportasi massal juga kebanjiran penumpang. Laporan dari Satgas Humas Operasi Ketupat mencatat bahwa sektor kereta api menjadi primadona dengan total 1.475.203 penumpang yang terlayani, diikuti oleh penyeberangan dengan 496.130 penumpang dan penerbangan yang melayani lebih dari 311 ribu orang. Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan menyampaikan bahwa tingginya angka ini telah diantisipasi dengan penambahan jadwal dan personel pengamanan di stasiun, bandara, serta pelabuhan, guna mencegah penumpukan dan meminimalisir potensi gangguan keamanan.
Meskipun mobilitas masif terjadi, Polri mencatat bahwa secara keseluruhan gangguan kamtibmas masih dalam batas wajar. Dari total 1.387 kejadian yang tercatat, mayoritas merupakan kasus kejahatan konvensional yang langsung ditindaklanjuti, sementara kejadian bencana hanya tercatat 8 insiden. Di sektor lalu lintas, Polri terus mengoptimalkan penggunaan ETLE untuk menjaring pelanggar, sekaligus memberikan teguran humanis sebagai bentuk edukasi. Langkah ini dinilai efektif untuk menekan angka pelanggaran berat di tengah kondisi jalan yang padat oleh pemudik.
Polri mengingatkan masyarakat yang belum memulai perjalanan balik untuk memanfaatkan waktu dengan baik, menghindari perjalanan larut malam, dan memastikan kondisi kendaraan benar-benar prima. Dengan tersedianya call center 110 yang aktif 24 jam, masyarakat dapat dengan mudah mengakses bantuan darurat. Komitmen Polri bersama stakeholder terkait adalah memastikan setiap pemudik dapat kembali ke rumah masing-masing dengan selamat, membawa cerita bahagia selama perayaan Lebaran. (Avs)

0 Komentar