Bripka Candra di Jogomerto: Bukan Sekadar Polisi, Tapi Juga Motivator Ketahanan Pangan Warga


Seragam cokelat yang dikenakan Bripka Candra tidak hanya melambangkan tugas pengayoman dan penegakan hukum. Di Desa Jogomerto, Kecamatan Tanjunganom, seragam itu juga menjadi simbol harapan bagi warga yang ingin mandiri secara pangan. Pada Senin (13/4/2026), Bhabinkamtibmas Polsek Warujayeng Polres Nganjuk ini kembali melaksanakan tugasnya sebagai penggerak ketahanan pangan. Dengan langkah mantap, ia menyusuri pekarangan warga binaannya, memantau langsung pemanfaatan lahan melalui program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B). Bukan sekadar melihat-lihat, Bripka Candra juga mencatat perkembangan tanaman, memberi saran perawatan, dan memotivasi warga agar tidak mudah menyerah saat menghadapi kendala.

Dalam setiap kunjungannya, Bripka Candra menyempatkan diri berdialog santai namun serius dengan warga. Ia mendengarkan keluhan tentang sulitnya air di musim kemarau atau serangan hama yang tiba-tiba datang. Dengan pengalaman pendampingannya, ia kerap memberi solusi praktis yang mudah dilakukan. "Kami hadir untuk memberikan motivasi dan memastikan kegiatan berjalan lancar. Harapannya, pemanfaatan lahan pekarangan ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ungkap Bripka Candra. Kapolsek Warujayeng, Kompol Ahmad Junaedi, memberikan apresiasi setinggi-tingginya. "Kami mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan melalui program P2B agar lebih produktif. Peran Bhabinkamtibmas seperti Bripka Candra sangat krusial dalam menggerakkan ini semua," ujar Kapolsek.

Berkat kegigihan Bripka Candra, kini hampir setiap rumah di Jogomerto memiliki kebun mini di pekarangannya. Tanaman pangan tumbuh subur, dan warga mulai merasakan manfaatnya: kebutuhan dapur lebih hemat, bahkan kadang bisa berbagi hasil panen dengan tetangga. Bripka Candra membuktikan bahwa polisi bisa menjadi agen perubahan di tengah masyarakat, tidak hanya dalam urusan keamanan tetapi juga dalam urusan pangan dan kesejahteraan. Ke depannya, ia berharap program P2B ini bisa meluas ke desa-desa lain di Kecamatan Tanjunganom, sehingga ketahanan pangan bukan lagi mimpi, tetapi kenyataan yang dijalani sehari-hari oleh seluruh warga. (Avs)

Posting Komentar

0 Komentar