Bukan Tilang, Ini Bukti Satlantas Nganjuk Peduli Nyawa Pengendara di Jalan Barito


Jumat pagi, 24 April 2026, suasana Jalan Barito Nganjuk mendadak berbeda dari biasanya. Personel Satlantas Polres Nganjuk tampak sibuk namun ramah menyapa para pengendara sepeda motor yang melintas. Program "Polantas Menyapa" yang digelar pagi itu tidak membawa raut wajah tegas apalagi mengancam, melainkan senyuman dan ajakan untuk berhenti sejenak di pinggir jalan.

Alih-alih langsung membuka buku tilang, Aipda Andi dengan sabar mendekati pengendara yang tidak memakai helm standar atau perlengkapan berkendara lainnya. Dengan bahasa yang mudah dimengerti, ia menjelaskan bahwa helm SNI bisa mengurangi risiko kematian hingga 70 persen jika terjadi kecelakaan. Ia juga menunjukkan contoh nyata bagaimana spion yang patah atau lampu yang mati sering menjadi pemicu kecelakaan fatal di jalan raya yang padat.

AKP Ivan Danara Oktavian, Kasat Lantas Polres Nganjuk, menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai langkah preventif, bukan represif. Menurutnya, menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas tidak cukup hanya dengan tilang dan denda. Kesadaran yang tumbuh dari dalam diri pengendalaulah yang mampu bertahan lama dan melindungi mereka setiap kali berkendara.

Dengan program berkelanjutan seperti ini, Satlantas Polres Nganjuk berharap masyarakat tidak lagi melihat perlengkapan keselamatan sebagai beban atau biaya tambahan. Keluarga yang menunggu di rumah adalah alasan utama mengapa setiap pengendara wajib memakai helm standar dan memastikan kendaraannya layak jalan. Semoga ke depan, Jalan Barito dan seluruh jalan di Nganjuk menjadi saksi lahirnya generasi pengendara yang lebih sadar dan bertanggung jawab.(Avs)

Posting Komentar

0 Komentar