Mudik 2026 Terbaik Sepanjang Sejarah? Ki Darmaningtyas Ungkap Peran Pengalaman dan Teknologi


Tingkat kepuasan pemudik yang mencapai 85,3 persen berdasarkan survei Indikator Politik Indonesia terhadap 1.200 responden pada 29 Maret hingga 4 April 2026 bukanlah keberuntungan semata, melainkan buah dari akumulasi pengalaman panjang penyelenggaraan mudik nasional. Pengamat transportasi Ki Darmaningtyas menilai bahwa pemerintah dan aparat keamanan telah belajar banyak dari tahun-tahun sebelumnya, sehingga pada Lebaran 2026 ini mereka mampu menerapkan strategi yang matang dan terukur. Dalam wawancara di Jakarta, Selasa (8/4), ia menyebut bahwa jawaban masyarakat yang jujur dan tidak dibuat-buat itu adalah bukti nyata bahwa para pemudik merasakan langsung peningkatan kualitas pelayanan dari tahun ke tahun.

Darmaningtyas memuji penggunaan teknologi modern seperti pemantauan melalui command center, analisis volume kendaraan secara real time, dan pemanfaatan drone yang membuat kebijakan rekayasa lalu lintas seperti contraflow dan one way menjadi sangat presisi. Ia juga menyoroti faktor pengalaman sebagai guru yang tak ternilai, di mana Polri dan Kementerian Perhubungan kini tidak perlu lagi ragu dalam bertindak karena sudah ada perencanaan matang yang disusun bersama berdasarkan data historis. Kelancaran arus mudik dan balik, terutama bagi pengguna kendaraan bermotor baik pribadi maupun umum, menjadi bukti bahwa pendekatan berbasis bukti dan pembelajaran masa lalu benar-benar membuahkan hasil.

Dengan dua indikator keberhasilan yang jelas, yakni kelancaran lalu lintas dan penurunan angka kecelakaan dibanding tahun sebelumnya, Darmaningtyas menegaskan bahwa Operasi Ketupat 2026 layak mendapat apresiasi setinggi-tingginya. Ia juga mengapresiasi pendekatan humanis petugas di rest area yang mampu menjaga ketenangan pemudik meskipun harus menunggu. Ke depan, ia mengajak semua pihak untuk terus berinovasi agar perjalanan mudik dan arus balik ke depan bisa semakin lancar dan nyaman, menjadikan tradisi tahunan ini sebagai momen yang dinanti bukan ditakuti.(Avs)

Posting Komentar

0 Komentar