Nganjuk, Wilangan – Ada dua misi yang diemban Bripka Yuli Priyanto saat turun ke Desa Ngadipiro pada Rabu (10/6/2026). Pertama, memantau pemanfaatan lahan bahon untuk tanaman jagung sebagai bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan nasional. Kedua, memberikan edukasi keamanan kendaraan kepada para petani yang sering meninggalkan motor dan mobil di pinggir ladang tanpa pengamanan memadai. Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menyebut pendekatan ganda ini sebagai bentuk Polri yang tidak hanya mengurus hasil panen, tetapi juga melindungi aset petani.
Lahan bahon yang selama ini kurang terawat kini berubah menjadi ladang jagung produktif berkat inisiatif warga. Tanaman jagung memiliki nilai ekonomi tinggi dan berperan penting dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekitar. Bripka Yuli melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi tanaman, berdialog tentang pola perawatan, pupuk yang digunakan, hingga prediksi waktu panen. Kapolres Nganjuk menegaskan bahwa Polri melalui Bhabinkamtibmas terus hadir mendampingi agar kegiatan pertanian berjalan aman dan produktif. "Dari lahan yang tadinya tidur, sekarang bangun menjadi sumber pangan," ujarnya.
Di sela-sela pemantauan, Bripka Yuli menyampaikan pesan kamtibmas yang sering diabaikan petani: jangan lengah saat memarkir kendaraan. Ia mengingatkan agar menggunakan pengaman tambahan seperti gembok roda atau kunci setang, serta tidak meninggalkan dompet atau ponsel di dalam jok. Kapolsek Wilangan AKP Muh. Fatoni menambahkan bahwa pihaknya akan terus mendorong edukasi semacam ini. Diharapkan masyarakat tidak hanya fokus pada hasil pertanian, tetapi juga waspada terhadap potensi kejahatan. Dengan situasi yang aman dan kondusif, sektor pertanian di Wilangan diharapkan tetap produktif dan mampu mendukung ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan. (Avs)

0 Komentar