Probolinggo- Derap sepatu anggota Polres Probolinggo menggema di antara tebing-tebing curam dan jalan berbatu yang menuju ke dua dusun terpencil di Desa Jangkang—bukan karena mereka terpaksa, melainkan karena mereka terdorong oleh keyakinan bahwa Hari Bhayangkara ke-80 harus dirayakan dengan tindakan, bukan kata-kata. Rabu (24/6/2026), AKBP M. Wahyudin Latif selaku Kapolres Probolinggo bersama Wakapolres dan jajaran pejabat utama memilih untuk berjalan kaki menembus medan berat demi menyalurkan bantuan bedah rumah bagi Arwa Sayedi dan Misja, dua warga yang rumahnya telah lama tidak layak huni dan kini perlahan berubah menjadi tempat tinggal yang aman dan sehat.
Probolinggo- Di lokasi pertama, proses bedah rumah milik Arwa Sayedi di Dusun Kramat menunjukkan kemajuan yang menggembirakan dengan tingkat penyelesaian mencapai 90 persen, dan dalam waktu dekat keluarga ini akan segera bisa menempati rumah baru yang kokoh dan nyaman. Kapolres Probolinggo menyampaikan bahwa program ini adalah salah satu rangkaian bakti sosial yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara, dan ia berharap bahwa hunian yang layak akan membawa kebahagiaan serta meningkatkan kualitas hidup penerima, terutama dalam hal kesehatan, keamanan, dan kenyamanan sehari-hari.
Probolinggo- Tiba di lokasi kedua, rumah milik Misja di Dusun Pao Kecik, suasana haru semakin terasa. Bukan hanya karena bantuan yang diberikan, tetapi karena kehadiran para anggota kepolisian di tengah keterbatasan akses menunjukkan bahwa Polri tidak pernah memilih-milih siapa yang akan dibantu—selama ada kebutuhan dan kesempatan untuk berbuat baik, mereka akan hadir. AKBP Latif menekankan bahwa peringatan Hari Bhayangkara adalah waktu yang tepat untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat, terutama mereka yang paling membutuhkan, karena esensi pengabdian seorang polisi adalah hadir dalam suka dan duka rakyat.
Probolinggo- Arwa Sayedi dan Misja, dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca, mengucapkan syukur dan terima kasih yang tiada terhingga kepada Polres Probolinggo atas uluran tangan yang telah mengubah hidup mereka. Mereka berharap agar kebaikan ini menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk terus peduli terhadap sesama. Dengan semangat Presisi yang terus dijunjung, Polres Probolinggo membuktikan bahwa institusi kepolisian tidak hanya tangguh dalam memberantas kejahatan, tetapi juga lembut dan penuh kasih saat menghadirkan solusi bagi permasalahan sosial yang dihadapi masyarakat di pelosok-pelosok desa yang jarang tersentuh pembangunan.(Avs)

0 Komentar