Nganjuk- Di saat musim kemarau melanda dan air menjadi barang yang sangat berharga, pompa air menjelma menjadi harta karun bagi petani jagung Desa Ngepung, namun di sisi lain alat ini juga menjadi incaran empuk bagi tangan-tangan jahil yang mengancam kelangsungan pertanian. Bhabinkamtibmas Bripka Hari Siswo sebagai penggerak ketahanan pangan tidak hanya memantau pertumbuhan tanaman jagung yang baru berusia muda, tetapi juga memberikan perhatian serius pada keamanan pompa air dan peralatan pertanian lainnya saat berdialog dengan warga binaannya, Jumat (19/6/2026). Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menyampaikan bahwa Polri melalui Bhabinkamtibmas hadir untuk memastikan seluruh elemen pertanian berjalan aman, karena kehilangan pompa air di musim kemarau sama artinya dengan kehilangan harapan panen bagi para petani.
Nganjuk- Dalam pemantauannya, Bripka Hari Siswo mengingatkan para petani untuk selalu menyimpan pompa air dan peralatan pertanian lainnya di tempat yang aman setelah selesai digunakan, serta membangun sistem pengawasan bersama antarwarga untuk mencegah aksi pencurian yang kerap terjadi di malam hari. Ia juga menggali informasi tentang pola-pola kerawanan yang biasa muncul di Desa Ngepung, sehingga langkah-langkah pencegahan bisa disusun secara lebih terarah dan efektif. Petani menyambut baik imbauan ini, karena selama ini mereka sering kali lengah dan baru sadar setelah kehilangan terjadi, padahal pompa air adalah investasi besar yang sulit diganti di tengah keterbatasan ekonomi.
Nganjuk- Kapolsek Patianrowo AKP Edy Suwanda menegaskan bahwa edukasi kamtibmas di sektor pertanian adalah prioritas, karena keamanan alat produksi adalah fondasi bagi kelangsungan usaha tani yang berkelanjutan. Ia mengajak petani untuk tidak ragu melapor jika menemukan hal-hal mencurigakan di sekitar lahan pertanian, karena sinergi antara polisi dan warga adalah benteng terkuat melawan kejahatan. Dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya keamanan alat pertanian, Polres Nganjuk berharap produktivitas jagung di Desa Ngepung tetap terjaga dan petani dapat menjalankan usahanya dengan tenang tanpa dibayangi rasa khawatir.(Avs)
.jpeg)
0 Komentar