Nganjuk- Dari pengungkapan 266.000 butir pil dobel L hingga keberhasilan merenovasi Mako Polsek secara swadaya, beragam prestasi mendapatkan penghargaan dari Polres Nganjuk dalam upacara puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Alun-Alun Kabupaten Nganjuk, Rabu (1/7/2026). Kapolres AKBP Suria Miftah Irawan menyerahkan piagam penghargaan kepada personel Satreskrim yang berhasil mengungkap kasus curanmor dengan empat TKP dan penganiayaan kurang dari 1x24 jam, serta Satresnarkoba yang membongkar peredaran narkotika dengan barang bukti sabu 210,03 gram dan pil dobel L dalam jumlah fantastis. Jajaran Polsek Warujayeng, Rejoso, Ngronggot, dan Patianrowo juga menerima apresiasi atas prestasi mengungkap kasus menonjol di wilayah masing-masing.
Kapolres Nganjuk menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi institusi kepada personel dan masyarakat yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, serta kontribusi nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Penghargaan juga diberikan kepada Bripda Ghaitsa Sabda Althaf Nafis atas prestasi karate tingkat provinsi yang membanggakan nama Polres Nganjuk, serta kepada AKP Pujo Santoso dan AKP Sugino yang berhasil merenovasi Mako Polsek secara swadaya tanpa mengandalkan anggaran besar. IPTU Bambang Yuana menerima Bintang Bhayangkara Nararya sebagai bentuk penghormatan atas pengabdiannya yang luar biasa di institusi Polri.
Kapolres menegaskan bahwa apresiasi juga diberikan kepada masyarakat yang berperan aktif membantu pengungkapan kasus pencurian diesel di Ngronggot dan curanmor di Prambon, membuktikan bahwa sinergi Polri dan masyarakat adalah kunci keberhasilan penegakan hukum. Penghargaan Satyalancana Pengabdian disematkan kepada personel yang telah mengabdi 24 tahun, 16 tahun, dan 8 tahun sebagai bentuk penghormatan atas loyalitas dan dedikasi mereka. Kapolres berharap penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh personel dan masyarakat untuk terus bersinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Nganjuk.(Avs)
.jpeg)
0 Komentar