Gresik- Kawasan pesisir Balai Nelayan Tanjung Kemukem di Desa Kramat, Kecamatan Bungah, berubah menjadi lebih bersih dan asri setelah Polres Gresik bersama masyarakat dan instansi lintas sektor menggelar aksi bersih-bersih pantai pada Senin (29/6/2026). Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini merupakan implementasi nyata dari gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang terus dikampanyekan oleh Polres Gresik Polda Jatim. Kolaborasi antara Polres Gresik, Wahana Edukasi Harapan Alam Semesta (Wahasta), dan PT Freeport Indonesia menjadi bukti bahwa sinergi lintas sektor mampu menghasilkan dampak positif bagi kelestarian lingkungan pesisir.
Kapolsek Bungah AKP Suhari mewakili Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar aksi bersih-bersih, tetapi juga upaya membangun kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan. Ia menjelaskan bahwa tujuan utama dari aksi ini adalah memulihkan ekosistem pesisir yang selama ini tercemar sampah, sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan laut. Dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, swasta, komunitas, hingga masyarakat, kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan gerakan pelestarian lingkungan yang berkelanjutan di wilayah Kabupaten Gresik.
AKP Suhari mengajak seluruh masyarakat, terutama yang tinggal di kawasan pesisir, untuk menjadikan budaya menjaga kebersihan sebagai kebiasaan sehari-hari. Ia menegaskan bahwa kebiasaan membuang sampah ke laut harus dihentikan karena dampaknya sangat merugikan, tidak hanya bagi ekosistem laut tetapi juga bagi kesejahteraan nelayan yang menggantungkan hidup pada hasil tangkapan laut. "Jika lautnya bersih, hasil tangkapan nelayan melimpah dan lingkungan kita pun menjadi sehat," ujarnya. Melalui aksi bersih-bersih pantai ini, Polres Gresik berharap gerakan peduli lingkungan terus tumbuh dan menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat.(Avs)

0 Komentar