Anak Usia SD-SMP Sudah Naik Motor, DPRD dan Polres Pacitan Sepakat Razia Knalpot Brong Demi Keselamatan


Pacitan- Maraknya anak usia sekolah dasar hingga menengah pertama yang sudah mengendarai sepeda motor sendiri di jalan raya tanpa pengawasan orang tua menjadi sorotan tajam Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pacitan, Rudi Handoko, yang bersama Polres Pacitan Polda Jatim bersepakat untuk menggalakkan razia balap liar dan knalpot tidak sesuai spesifikasi sebagai langkah perlindungan terhadap generasi penerus bangsa. Rudi menegaskan bahwa fenomena anak-anak berkendara tanpa helm, tanpa SIM, dan memakai knalpot brong yang tidak sesuai proporsi tubuh mereka adalah ancaman serius yang harus ditangani dengan tegas, karena kecelakaan yang menimpa anak-anak tidak hanya merenggut nyawa tetapi juga menghancurkan masa depan keluarga dan bangsa.


Rudi Handoko menyatakan sangat mendukung arahan Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar yang menekankan bahwa keselamatan pelajar adalah hal yang utama, karena tidak ada yang lebih berharga dari nyawa anak-anak yang masih panjang perjalanan hidupnya. Ia mengingatkan bahwa jika alat elektronik rusak masih bisa diperbaiki, tetapi jika nyawa anak melayang karena kecelakaan akibat kelalaian berkendara, tidak ada yang bisa menggantikannya, sehingga pengawasan orang tua dalam memberikan fasilitas kendaraan bermotor kepada anak harus menjadi perhatian serius semua pihak. Penindakan yang dilakukan Polres Pacitan bukanlah untuk menghukum, tetapi untuk menyelamatkan anak-anak dari risiko fatal yang mengintai di setiap sudut jalan.


Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar menegaskan bahwa Polres Pacitan tidak hanya mengandalkan razia, tetapi juga terus memaksimalkan edukasi melalui program Police Go to School dan Polantas Menyapa untuk menanamkan disiplin berlalu lintas sejak dini, serta mengajak orang tua, sekolah, dan tokoh masyarakat untuk berkolaborasi dalam mengawasi perilaku anak-anak di luar rumah. Dengan pendekatan preventif dan represif yang berimbang, diharapkan anak-anak Pacitan tumbuh dengan kesadaran bahwa keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama, dan tidak ada alasan untuk mengorbankan nyawa demi kesenangan sesaat di atas kendaraan yang tidak layak mereka kendarai.(Avs)

Posting Komentar

0 Komentar