Trenggalek- Kebakaran hutan dan lahan yang melanda Gunung Orak Arik, Desa Ngetal, Kecamatan Pogalan, pada Jumat (10/7/2026) berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar tiga jam berkat respons cepat Polres Trenggalek bersama instansi lintas sektor dan masyarakat. Kapolsek Pogalan AKP Henri Agus Sutrisno mengungkapkan bahwa laporan tentang titik api di gunung tersebut diterima pada pukul 12.30 WIB, dan tim gabungan segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman. Meskipun hanya menggunakan peralatan seadanya, semangat gotong royong yang tinggi berhasil mencegah api menyebar ke area yang lebih luas.
AKP Henri menjelaskan bahwa kondisi rumput ilalang kering di sekitar lokasi sangat mudah terbakar, sehingga pemadaman harus dilakukan secepat mungkin. Tim menggunakan alat pemadam api ringan (Apar) dan sistem gebyok dengan kayu atau ranting pohon basah untuk menjinakkan api. Medan berbukit dan luasnya lahan yang terbakar menjadi tantangan tersendiri, namun kekompakan dan kegigihan tim gabungan membuat api berhasil dipadamkan sekira pukul 15.30 WIB.
Luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 3 hektar, dengan vegetasi yang terbakar meliputi rumpun bambu ori, semak belukar, serasah, serta beberapa jenis tanaman lainnya seperti pohon sono dan alba. Kapolsek Pogalan mengimbau masyarakat yang berdomisili di dekat kawasan hutan untuk selalu waspada dan berhati-hati, terutama dalam membuang puntung rokok atau membakar sampah sembarangan.
Keberhasilan pemadaman ini menjadi bukti bahwa sinergi antara Polri, instansi terkait, dan masyarakat sangat efektif dalam menangani bencana kebakaran. Polres Trenggalek mengingatkan masyarakat untuk segera melapor ke call center 110 jika mengetahui kebakaran atau membutuhkan bantuan polisi, agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan optimal. Dengan kewaspadaan bersama, risiko kebakaran hutan dan lahan dapat diminimalisir di masa mendatang.(Avs)

0 Komentar