Gresik- Apa yang dimulai sebagai patroli rutin di kawasan Jalan Dr. Wahidin pada Sabtu malam (11/7/2026) berubah menjadi misi kemanusiaan bagi Aipda Bambang S dan Aipda Enrou Amalex dari Satlantas Polres Gresik. Ketika sebuah mobil Toyota Avanza hitam menepi dan pengemudinya meminta pertolongan, petugas segera menghampiri dan mendapati seorang wanita asal Sidoarjo sedang dalam proses persalinan yang sangat darurat. Tanpa berpikir panjang, mereka menyalakan sirine dan mengawal mobil tersebut menuju RSUD Ibnu Sina.
Di tengah kepadatan lalu lintas Kota Gresik, kedua personel dengan sigap membuka jalan bagi mobil yang membawa ibu dan calon bayi. Setibanya di depan UGD, koordinasi cepat dengan tim medis dilakukan untuk memberikan pertolongan pertama. Proses evakuasi berlangsung dramatis, namun berkat kerja sama yang solid antara petugas kepolisian dan tenaga medis, ibu dan bayi berhasil diselamatkan. Setelah mendapatkan perawatan intensif, kondisi keduanya dilaporkan sehat dan stabil.
Kasat Lantas Polres Gresik AKP Nur Arifin menyatakan bahwa kesigapan anggotanya dalam menangani situasi darurat adalah wujud nyata tugas Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat. Ia menegaskan bahwa membantu masyarakat dalam kondisi darurat medis yang mengancam jiwa sudah menjadi kewajiban setiap anggota Polri. Keberhasilan ini juga menjadi pengingat bahwa patroli kepolisian tidak hanya tentang penegakan hukum, tetapi juga pelayanan kemanusiaan.
Keluarga Arfrida Anggraeni mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada jajaran Satlantas Polres Gresik atas respons cepat yang telah menyelamatkan ibu dan bayi. Kasat Lantas mengimbau pengguna jalan untuk tidak ragu meminta bantuan kepada petugas kepolisian jika menghadapi kondisi darurat di jalan raya. Kisah heroik ini menjadi bukti bahwa kehadiran polisi di jalan raya memberikan rasa aman tidak hanya dari kejahatan, tetapi juga dari berbagai situasi darurat yang dapat terjadi sewaktu-waktu.(Avs)

0 Komentar