Kota Blitar- Kecepatan respons aparat kepolisian menjadi kunci keselamatan warga ketika sebuah bom udara aktif ditemukan di aliran Sungai Jalan Manggar, Kecamatan Sukorejo, pada Rabu (8/7/2026). Laporan warga bernama Oki Eka tentang benda mencurigakan di dasar sungai segera ditindaklanjuti oleh Polres Blitar Kota dengan sterilisasi area dan pemasangan police line. Tak butuh waktu lama, Tim Jibom Brimob Polda Jatim diterjunkan untuk memastikan jenis dan tingkat bahaya benda tersebut, mengingat potensi risiko yang mengancam keselamatan masyarakat sekitar.
Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo menjelaskan bahwa proses identifikasi dilakukan oleh personel bersertifikasi khusus agar penanganan berlangsung aman dan terkendali. Ia menekankan bahwa setiap temuan benda mencurigakan yang diduga bahan peledak harus ditangani dengan prosedur ketat, karena kesalahan sekecil apa pun dapat berakibat fatal. Selama proses berlangsung, masyarakat diimbau untuk menjaga jarak dan tidak mencoba mendekati lokasi demi keselamatan bersama.
Proses pengangkatan bom ternyata menghadapi tantangan tersendiri karena benda tersebut tertimbun batu berukuran besar di dasar sungai. Tim gabungan harus bekerja ekstra dengan menggunakan rantai dan alat derek milik BPBD Kota Blitar untuk memindahkan batu sebelum bom dapat diangkat. Berkat kerja sama yang solid, bom sepanjang 1,5 meter dengan diameter 25-30 sentimeter dan bobot sekitar 50-100 kilogram itu akhirnya berhasil dievakuasi.
Hasil identifikasi Tim Jibom memastikan bahwa bom tersebut adalah aircraft bomb yang masih dalam kondisi aktif, meskipun karat telah menyelimuti fisiknya akibat puluhan tahun terendam air. Bom segera dibawa ke lokasi disposal yang aman dan jauh dari permukiman untuk dimusnahkan sesuai SOP. Keberhasilan evakuasi ini adalah bukti sinergi profesional antara Polres Blitar Kota dan Jibom Brimob Polda Jatim dalam melindungi masyarakat dari ancaman benda berbahaya peninggalan sejarah.(Avs)

0 Komentar