Gresik- Ratusan pengemudi ojek online dan warga memadati lokasi kegiatan bakti sosial yang digelar Polsek Kebomas bersama Yayasan Advokasi Lembaga Perlindungan Konsumen (YALPK) Group pada Selasa (4/8/2026). Sejak pagi, mereka mengantre dengan tertib untuk mendapatkan bantuan sembako dan BBM gratis yang sangat dinantikan. Di tengah tekanan ekonomi yang masih terasa, bantuan ini menjadi oase segar yang memberikan harapan dan keringanan bagi para pekerja sektor informal yang menggantungkan hidup pada penghasilan harian dari mengantar penumpang dan barang.
Kapolsek Kebomas Kompol Tatak Sutrisno tampak hadir langsung di tengah masyarakat, memimpin kegiatan dengan penuh antusias dan didampingi jajaran personel Polsek Kebomas serta Polres Gresik. Pengamanan dari Satlantas dan Satintelkam Polres Gresik Polda Jatim juga dikerahkan untuk memastikan arus lalu lintas di sekitar lokasi tetap lancar dan kegiatan berlangsung aman. Sinergi lintas fungsi ini menunjukkan bahwa kepolisian bergerak secara terpadu untuk melayani masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan.
Kompol Tatak Sutrisno menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, terutama mereka yang bekerja di sektor informal. "Kami berharap kegiatan pembagian sembako dan BBM gratis ini dapat memberikan manfaat nyata dan dapat meringankan beban kebutuhan sehari-hari warga dan rekan-rekan ojol di Gresik," ujarnya. Edy Rusdianto, Ketua Umum YALPK, menambahkan bahwa YALPK tidak hanya berfokus pada advokasi hukum, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat, dan kolaborasi dengan Polsek Kebomas adalah wujud komitmen tersebut.
Kegiatan yang dihadiri oleh Ketua Harian Brahada Pratama, Korlap YALPK Jawa Timur Berdi Ferdiansyah, serta Ketua DPD YALPK Gresik Ahmad Nuryani ini menjadi momentum penting bagi penguatan kepedulian sosial di Gresik. Senyum bahagia yang terpancar dari wajah para penerima bantuan adalah bukti bahwa kolaborasi antara kepolisian dan organisasi masyarakat mampu menghadirkan manfaat nyata dan mempererat hubungan emosional antara aparat dan warga. Di tengah kesibukan mengayuh motor dan berkeliling kota, para ojol kini merasa bahwa mereka tidak dilupakan dan selalu ada tangan-tangan yang siap membantu.(Avs)

0 Komentar