Generasi Alpha Melek AI: Polres Nganjuk Bawa Teknologi ke Ruang Kelas


Nganjuk- Ketika kecerdasan buatan mulai merambah setiap aspek kehidupan, Polres Nganjuk mengambil langkah progresif dengan mengenalkan teknologi ini kepada generasi muda melalui Sosialisasi Training of Trainer (ToT) di SMA Negeri 1 Nganjuk. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (15/08/2026) ini dipimpin langsung oleh Kasi Humas AKP Fajar Kurniadi bersama tim trainer, dengan sasaran 60 siswa yang antusias mengikuti rangkaian pembelajaran interaktif. Bukan sekadar teori, sosialisasi ini dirancang untuk membekali pelajar dengan pemahaman praktis tentang pemanfaatan AI secara bijak dan bertanggung jawab. Inilah wujud nyata kepolisian yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mencerdaskan generasi penerus bangsa.


Metode pembelajaran yang digunakan sangat beragam, dimulai dari registrasi akun Senopati Academy, sesi permainan cerita untuk mencairkan suasana, hingga pre-test dan post-test yang mengukur peningkatan pemahaman peserta. Materi yang disampaikan mencakup Modul 1, Modul 2, Modul 11, dan Modul 22, yang dirancang khusus untuk memberikan fondasi kuat tentang AI sekaligus mengajarkan etika penggunaannya. AKP Fajar Kurniadi menekankan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah agar siswa tidak hanya menjadi konsumen teknologi pasif, tetapi juga mampu memanfaatkannya sebagai alat produktif untuk mendukung proses belajar. Pendekatan ini sejalan dengan visi Polres Nganjuk dalam menciptakan ekosistem digital yang sehat dan aman bagi pelajar.


Meskipun berjalan dengan semangat tinggi, kegiatan ini tidak luput dari tantangan teknis yang sempat mengganggu kelancaran proses belajar. Beberapa akun peserta mengalami gangguan saat post-test sehingga mereka tidak dapat mengulang tes, sementara waktu yang disediakan sekolah juga terbatas. Selain itu, sejumlah siswa hanya bisa mengikuti hingga tahap pendaftaran akun karena mendapat dispensasi, dan beberapa lainnya terkendala ponsel yang kehabisan daya di tengah sesi. Namun, hambatan ini justru menjadi pelajaran berharga bagi panitia untuk memperbaiki pelaksanaan di masa mendatang, sekaligus menunjukkan bahwa antusiasme siswa terhadap teknologi AI sangat tinggi meskipun dengan keterbatasan.


Polres Nganjuk berharap kegiatan ini menjadi awal dari gerakan literasi digital yang lebih luas di kalangan pelajar, tidak hanya di Nganjuk tetapi juga di seluruh Indonesia. Para siswa yang telah mengikuti ToT diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menyebarkan pemahaman tentang AI kepada teman-teman sebaya mereka. Dengan bekal pengetahuan yang cukup, generasi muda dapat menghadapi era digital dengan kritis dan bijak, tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan. AKP Fajar menutup dengan pesan bahwa kepolisian akan terus mendukung inisiatif serupa demi mencetak sumber daya manusia unggul yang siap bersaing di tingkat global. (Avs)

Posting Komentar

0 Komentar