Patianrowo- Di tengah kesibukan petani Desa Pisang yang sedang merawat tanaman jagung dengan menyiram pupuk, Aiptu Gatot Widodo dari Polsek Patianrowo hadir untuk menyampaikan imbauan penting yang menjadi perhatian serius di musim tanam kali ini, yaitu kewaspadaan terhadap pencurian mesin diesel dan peralatan pertanian lainnya. Minggu (9/8), Bhabinkamtibmas ini menyambangi lahan pertanian dan berdialog langsung dengan petani yang baru saja selesai memanen jagung dan kini kembali menanam benih baru di lahan yang sama, memanfaatkan musim kemarau yang dinilai cocok untuk budidaya jagung karena kebutuhan airnya yang relatif tidak banyak. Dengan pendekatan yang hangat dan penuh perhatian, ia mengingatkan bahwa mesin diesel yang biasa digunakan untuk mengairi lahan sering menjadi incaran pencuri, sehingga tidak boleh dibiarkan begitu saja di lokasi setelah selesai dipakai. Kehadiran Bhabinkamtibmas ini menjadi pengingat bahwa keamanan sarana pertanian adalah bagian tak terpisahkan dari keberhasilan panen.
Aiptu Gatot menyampaikan bahwa imbauan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan agar Bhabinkamtibmas aktif memberikan edukasi dan mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas di lingkungan mereka. Ia menekankan bahwa kewaspadaan sederhana seperti menyimpan mesin diesel di tempat yang aman dan tidak meninggalkannya di ladang setelah digunakan dapat membantu mencegah kerugian yang cukup besar bagi petani. Dengan gaya bicara yang mudah dipahami, ia memberikan contoh-contoh kasus pencurian yang pernah terjadi di daerah lain dan bagaimana petani bisa terhindar dari kejadian serupa dengan langkah-langkah pencegahan yang sederhana namun efektif. Petani yang mendengarkan saran ini tampak serius memperhatikan dan mulai saling mengingatkan satu sama lain tentang pentingnya menjaga peralatan pertanian mereka.
Selain soal keamanan mesin, Aiptu Gatot juga mengajak warga untuk saling mengawasi dan membangun komunikasi yang erat dengan sesama petani, karena dengan saling menjaga, peluang terjadinya pencurian bisa ditekan seminimal mungkin. Ia mengingatkan bahwa tidak ada salahnya untuk saling bertukar informasi tentang aktivitas mencurigakan yang terlihat di sekitar lahan pertanian, dan segera melapor kepada Bhabinkamtibmas atau pihak kepolisian jika menemukan hal-hal yang tidak biasa. Dengan pendekatan kebersamaan ini, ia berharap para petani tidak hanya fokus pada hasil panen, tetapi juga pada keamanan proses produksi yang berjalan. Warga yang hadir tampak antusias dan berjanji akan lebih berhati-hati serta saling mengingatkan dengan petani lainnya.
Menutup kegiatan sambangnya, Aiptu Gatot berharap para petani tetap semangat mengolah lahan dan menjaga keamanan sarana pertanian secara bersama-sama, sehingga kegiatan bercocok tanam dapat berjalan lancar hingga masa panen berikutnya. Ia menegaskan bahwa ketahanan pangan bukan hanya soal hasil panen yang melimpah, tetapi juga bagaimana menjaga prosesnya agar tetap aman dan produktif tanpa gangguan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Dengan semangat kebersamaan dan kewaspadaan yang terus dijaga, ia optimis bahwa Desa Pisang akan menjadi wilayah pertanian yang aman dan petaninya sejahtera. (Avs)

0 Komentar